Wagub Papua Tengah Ingatkan Warga, Jangan Tertipu Oknum yang Mengatasnamakan Tim Pemekaran

- Penulis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE, PAPUA TENGAH PAPEDANEWS.COM  Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengingatkan masyarakat di delapan kabupaten agar berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan tim pemekaran daerah dan meminta sejumlah uang dengan alasan mempercepat proses pembentukan kabupaten baru.

Deinas menegaskan, masyarakat jangan mudah percaya terhadap informasi yang menyebut suatu wilayah dalam waktu dekat akan segera dimekarkan, terlebih jika informasi tersebut disertai permintaan uang atau pungutan kepada masyarakat.

Peringatan tersebut disampaikan Deinas di Nabire, Kamis (6/8/2026), menyusul adanya pihak-pihak yang mengklaim memiliki kewenangan dalam proses pemekaran daerah otonom baru (DOB) dan meminta dukungan dana dari masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya tegaskan, oknum-oknum itu adalah pihak yang abal-abal dan tidak bertanggung jawab. Informasi yang mereka sampaikan bahwa sedikit lagi kabupaten ini dan kabupaten itu akan dimekarkan, itu tidak benar,” tegas Deinas.

Menurutnya, proses pembentukan daerah otonom baru memiliki mekanisme dan ketentuan yang harus dipenuhi. Karena itu, tidak ada pihak yang dapat menjamin sebuah wilayah akan segera dimekarkan hanya dengan meminta sejumlah uang kepada masyarakat.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah, kata Deinas, tetap mendukung aspirasi pemekaran sepanjang prosesnya dilakukan secara resmi, objektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sebagai bagian dari proses tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah menugaskan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk melakukan kajian ilmiah sebagai salah satu dasar dalam menilai kelayakan suatu wilayah menjadi daerah otonom baru.

Baca Juga:  Wakil Gubernur Papua Tengah Hadiri Sarasehan Kebangsaan di Gedung MPR RI

Kajian tersebut menjadi penting agar setiap usulan pemekaran benar-benar didasarkan pada kondisi objektif, kebutuhan masyarakat, kemampuan daerah, serta berbagai persyaratan yang ditetapkan pemerintah.

Deinas meminta masyarakat tidak menyerahkan uang maupun data pribadi kepada pihak yang mengaku sebagai tim pemekaran tanpa kejelasan legalitas dan mandat resmi.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk mengonfirmasi setiap informasi terkait pemekaran kepada pemerintah daerah atau instansi berwenang agar tidak menjadi korban penipuan.

“Jangan sampai masyarakat dirugikan karena percaya kepada orang yang tidak bertanggung jawab. Kalau ada yang meminta uang dengan mengatasnamakan proses pemekaran, masyarakat harus berhati-hati dan segera melaporkannya kepada pihak yang berwenang,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap masyarakat dapat mengikuti perkembangan proses pemekaran melalui sumber informasi resmi. Dengan demikian, aspirasi pemekaran tetap dapat diperjuangkan secara tertib tanpa membuka ruang bagi oknum yang memanfaatkan harapan masyarakat untuk kepentingan pribadi.

Pemekaran daerah harus lahir dari proses yang sah dan kajian yang objektif, bukan dari pungutan atau janji pihak yang tidak memiliki kewenangan.

Berita Terkait

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”
Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf
Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH
Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan
Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas
Gubernur Papua Tengah Tegaskan Isu Penutupan Aktivitas Dagang di Pantai Nabire adalah Hoaks
Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa
Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:58

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”

Jumat, 11 September 2026 - 13:57

Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf

Rabu, 9 September 2026 - 03:57

Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH

Selasa, 8 September 2026 - 02:49

Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan

Senin, 7 September 2026 - 10:21

Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas

Jumat, 4 September 2026 - 14:10

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa

Jumat, 4 September 2026 - 07:56

Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah

Kamis, 3 September 2026 - 10:19

DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?

Berita Terbaru