Wagub Deinas Geley Dorong Kolaborasi Pembiayaan Perumahan, Perkuat Ekonomi Rakyat Papua Tengah

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 17:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE Papua Tengah Papedanews.com Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk memperkuat sinergi dengan berbagai lembaga keuangan dalam memperluas akses pembiayaan perumahan sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai bagian dari pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan saat membuka **Sosialisasi Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat yang digelar di GPdI Shaddai, Jalan SMP, Nabire, Senin (27/4/2026).

Kegiatan ini melibatkan sejumlah mitra strategis nasional, di antaranya Bank Rakyat Indonesia (BRI)Permodalan Nasional Madani (PNM) dan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera)Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan rumah layak huni sekaligus memperkuat sektor usaha produktif.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Deinas Geley menegaskan bahwa penyediaan rumah layak huni bukan sekadar memenuhi kebutuhan tempat tinggal, tetapi juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup, produktivitas, dan kesejahteraan masyarakat.

Isu perumahan menjadi bagian dari agenda besar pembangunan daerah. Sejalan dengan visi Papua Tengah Emas yang adil, berdaya saing, bermartabat, harmonis, maju, dan berkelanjutan, pemerintah terus mendorong pembangunan infrastruktur dasar, termasuk penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat, khususnya Orang Asli Papua,”ujar Deinas Geley.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan lembaga pembiayaan merupakan langkah strategis untuk menjawab tingginya kebutuhan masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.

Baca Juga:  Meki Nawipa Perkuat Sinergi dengan Kejati Papua, Pastikan RPJMD 2025–2029 Tepat Sasaran

Ia menjelaskan bahwa integrasi berbagai skema pembiayaan, seperti Kredit Program Perumahan (KPP)Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) serta dukungan pembiayaan dari lembaga keuangan lainnya, diharapkan mampu membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk memiliki rumah sekaligus meningkatkan kemampuan ekonomi keluarga.

Deinas juga menilai bahwa pembangunan sektor perumahan memiliki efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Selain menciptakan lapangan kerja, sektor ini turut menggerakkan berbagai usaha pendukung, mulai dari industri bahan bangunan, jasa konstruksi, hingga pelaku usaha mikro dan kecil.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus mendorong lahirnya kolaborasi yang kuat antara pemerintah, sektor perbankan, dunia usaha, dan masyarakat agar program pembiayaan perumahan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, pemerintah berharap masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai berbagai skema pembiayaan yang tersedia, sekaligus mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan taraf hidup dan kemandirian ekonomi.

Di akhir sambutannya, Deinas Geley mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam menghadirkan program-program pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci untuk mewujudkan Papua Tengah yang lebih maju, di mana setiap keluarga memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh rumah layak huni, meningkatkan kesejahteraan, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Berita Terkait

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Respons Cepat Pemprov Papua Tengah, Dinkes Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru