Tuntut Pembayaran, Jalan Menuju Kantor Gubernur Di PALANG Diminta Kejelasan Pembayaran

- Penulis

Selasa, 18 Maret 2025 - 08:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papedanews.com-
Nabire Papua Tengah
Jalan menuju kantor Gubernur Papua Tengah yang berada di Karadiri di Palang oleh pemilik lokasi .Saat di temui awak media pepedanews pemilik tanah menjelaskan berikut penjelasannya .

Pemilik tanah anggota DPRK Nabire Robi Douw menjelaskan “iya benar ” Dari kemarin saya sudah melakukan Pemalangan buntut dari pembayaran tanah yang belum di selesaikan oleh PJ Gubernur Papua Tengah yang lama , hingga sampai detik ini belum ada kejelasan terkait pembayaran lokasi saya, padahal pekerjaan pembongkaran lahan sudah berjalan dari bulan November tahun 2024.

Oleh karena itu saya meminta Dengan hormat kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah khususnya Gubernur Papua Tengah yang Baru, untuk merespon terkait pembayaran lahan saya ini.

Dirinya juga menambahkan Saya tidak akan membuka palang sebelum adanya respon dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Tegasnya

Selain itu pembongkoran jalan sepanjang 4100 m x 50 meter yang menuju sayap kiri cenderawasih areal kantor gubernur, sudah dalam tahap 90% pengerjaan Land Clearing oleh Dinas PU Provinsi Papua Tengah, sehingga tidak ada lagi alasan Pemerintah Provinsi Papua Tengah menunda pembayaran karena pembongkaran lahan ini sudah dalam tahap selesai pungkasnya Robi Douw anggota DPRK Nabire.

Hingga berita ini di tulis, pemerintah provinsi Papua tengah belum memberikan keterangan resmi terkait permasalahan ganti rugi Tanah.
( papedanews )

Berita Terkait

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Respons Cepat Pemprov Papua Tengah, Dinkes Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru