Tokoh Depapre Ingatkan Warga Papua Jangan Terhasut Hoaks dan Propaganda OPM

- Penulis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 10:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA papedanews.com Tokoh masyarakat Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, Niko Domotow mengingatkan masyarakat Papua tidak terpengaruh oleh propaganda dan berita bohong yang disebarkan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM).

 

Ia menyebut OPM terus menebar hoaks dan hasutan di media sosial untuk memecah persatuan serta menciptakan keresahan di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Saya tegaskan kepada seluruh masyarakat Papua, jangan percaya berita palsu dan ajakan menyesatkan dari OPM. Mari kita bersama menjaga kedamaian dan keamanan Tanah Papua,” ujar Niko Domotow, Senin (23/9/2025).

 

Menurutnya, informasi palsu yang disebarkan secara masif dapat memicu perpecahan, menumbuhkan kebencian, dan menghambat pembangunan di daerah.

 

“Hoaks adalah senjata yang digunakan untuk melemahkan persatuan kita. Karena itu, masyarakat harus cerdas memilah informasi dan tidak mudah terhasut,” tegasnya.

Baca Juga:  Gubernur Wakil Pempus di Daerah, ada Aturan Mainnya, Jangan Serang Meluluh.

 

Ia juga menyerukan agar masyarakat mendukung aparat keamanan dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif di Papua.

 

“Masyarakat harus berdiri bersama TNI-Polri untuk melindungi daerah ini dari upaya yang merusak kedamaian,” katanya.

 

Niko menegaskan, perjuangan sejati masyarakat Papua adalah menjaga keamanan, bekerja keras, dan berkontribusi untuk kemajuan daerah, bukan mengikuti ajakan yang menebar kebencian.

 

“Kalau pengaruh buruk dibiarkan, yang rugi adalah kita sendiri. Papua harus maju dalam kedamaian, bukan dalam konflik,” ujarnya.

 

Ia menutup imbauannya dengan doa agar masyarakat Papua tetap kuat dan bersatu.

“Semoga Tuhan Yesus memberkati kita semua dan menjaga Tanah Papua tetap damai,” pungkas Niko Domotow. (*)

Berita Terkait

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Gubernur Wakil Pempus di Daerah, ada Aturan Mainnya, Jangan Serang Meluluh.
Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya
Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:23

Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:48

Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:05

Sebuah video Beredar ,Mengaku Bertanggung Jawab atas Penembakan pilot dan Pesawat.

Berita Terbaru