Tempat Hiburan Malam Marak, Katherine Maruanaya: Harus Ada Pengawasan Ketat”

- Penulis

Rabu, 2 Juli 2025 - 07:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Aktivitas hiburan malam yang semakin menjamur di Nabire, Provinsi Papua Tengah, menjadi perhatian serius berbagai kalangan. Banyak pihak menyoroti potensi dampak negatif dari hiburan malam terhadap ketahanan keluarga dan masa depan generasi muda. Menanggapi hal ini, Anggota DPR Provinsi Papua Tengah, Katherine Maruanaya, memberikan pernyataan tegas.

“Kami tidak menolak adanya hiburan malam, tapi harus diatur dengan baik dan ada batasan-batasan yang jelas. Jangan sampai justru menjadi sumber permasalahan dalam rumah tangga maupun menyebabkan anak-anak muda kita terjerumus ke dalam hal-hal negatif,” kata Katherine kepada media, Selasa (2/7/2025).

Ia menambahkan bahwa pemerintah harus lebih selektif dalam memberikan izin terhadap tempat-tempat hiburan malam, dengan mempertimbangkan lokasi, bentuk hiburan, serta jam operasional.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau hiburan malam seperti karaoke keluarga dan sifatnya terbuka, itu masih bisa diterima. Tapi kalau sudah tertutup, dekat dengan rumah ibadah, atau menimbulkan keresahan masyarakat sekitar, maka harus ditinjau ulang. Pemerintah daerah wajib memastikan apakah tempat itu layak dan tidak menimbulkan masalah sosial,” tegasnya.

Baca Juga:  Usulan dan Harapan Pembangunan Rumah Sakit Jiwa di Nabire, Papua Tengah

Menurut Katherine, pengusaha hiburan malam juga harus patuh terhadap regulasi yang berlaku dan ikut menjaga stabilitas keamanan di wilayah Nabire dan Papua Tengah secara umum. Ia mengingatkan agar tidak ada praktik-praktik terselubung seperti prostitusi di balik kegiatan hiburan malam.

“Hiburan malam tidak boleh jadi pintu masuk untuk aktivitas yang menjurus pada prostitusi. Itu sangat berbahaya bagi masa depan generasi muda kita. Kita ingin tempat hiburan yang sehat, bukan yang menjermuskan,” imbuhnya.

Katherine juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, DPR Provinsi, DPR Kabupaten, serta aparat keamanan dalam mengawasi dan mengatur kegiatan hiburan malam. Ia berharap semua pihak bisa bersinergi menjaga moralitas dan keamanan masyarakat Papua Tengah.

“Kita ini daerah dengan pertumbuhan anak-anak muda yang tinggi, banyak pelajar, jadi jangan sampai mereka melenceng hanya karena kurangnya pengawasan terhadap tempat-tempat hiburan malam,” pungkasnya

 

Papedanews

Berita Terkait

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Respons Cepat Pemprov Papua Tengah, Dinkes Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Berita ini 149 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru