Nabire Papua Tengah papedanews.com Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Kegiatan yang berlangsung Sabtu (15/8/2026) mulai pukul 09.00 WIT hingga selesai tersebut dipusatkan di kawasan Bandara Lama Nabire. Gerakan Pangan Murah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus mendukung pengendalian inflasi di Provinsi Papua Tengah.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga khusus subsidi. Komoditas yang disediakan antara lain bawang merah dan bawang putih, gula pasir, beras SPHP, beras premium, telur ayam, tepung terigu, cabai keriting, cabai rawit, minyak goreng, LPJ, Minyak tanah, hingga daging sapi.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sinergi Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama dinas terkait dan distributor pangan. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan ketersediaan bahan pangan sekaligus memberikan akses kepada masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Pantauan di lokasi menunjukkan adanya selisih harga yang cukup signifikan antara sejumlah komoditas di pasar umum dengan harga yang ditawarkan melalui Gerakan Pangan Murah. Cabai rawit yang di Pasar Sentral Nabire berada di kisaran Rp70 ribu per kilogram, pada pasar murah dijual sekitar Rp55 ribu per kilogram.
Sementara cabai keriting yang harga pasarnya sekitar Rp60 ribu per kilogram, dalam kegiatan tersebut dijual Rp45 ribu per kilogram. Komoditas tomat juga mengalami perbedaan harga, yakni sekitar Rp15 ribu per kilogram di pasar umum dan Rp10 ribu per kilogram pada Gerakan Pangan Murah.
Untuk bawang merah, harga di pasar umum berada di kisaran Rp60 ribu per kilogram, sedangkan pada pasar murah masyarakat dapat membelinya dengan harga sekitar Rp35 ribu per kilogram.
Minyak goreng juga tersedia dengan harga subsidi. Untuk kemasan satu liter dijual sekitar Rp20 ribu, sementara kemasan dua liter sekitar Rp40 ribu. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan harga pasar umum yang berada di kisaran Rp25 ribu per liter dan Rp45 ribu hingga



















