Tangis untuk E.T., Harapan untuk Keadilan: Keluarga Resmi Lapor Polisi Didampingi DPRK Nabire

- Penulis

Senin, 4 Agustus 2025 - 13:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Dalam duka yang belum reda, keluarga kecil di Nabire menunjukkan kekuatan yang luar biasa: keberanian menuntut keadilan untuk buah hati mereka. E.T., bocah berseragam SD yang ditemukan tak bernyawa di Pantai PLTMG Kalibobo, menjadi simbol bahwa setiap anak berhak atas perlindungan dan keadilan. Hari ini, Senin (4/8), keluarga korban secara resmi melaporkan kasus tersebut ke Polres Nabire.

Laporan dibuat langsung di ruang SPKT Polres Nabire dengan suasana penuh haru. Mereka tidak sendiri. Hadir mendampingi, Anggota DPRK Nabire Komisi A, Priskila Dina Misiro, S.Pi, yang menyatakan bahwa pendampingan ini adalah bentuk tanggung jawab moral lembaga legislatif terhadap perlindungan anak di wilayah Papua Tengah.

 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya hadir sebagai wakil rakyat, dan sebagai ibu juga. Ini bukan sekadar laporan, ini adalah suara keadilan dari seorang ibu yang kehilangan. Komisi A akan mengawal kasus ini,” ujar Priskila.

 

Ia juga menyampaikan terima kasih atas respons cepat pihak kepolisian. Harapannya, pelaku segera tertangkap dan dihukum setimpal.

 

“Ini soal nyawa anak kecil. Tidak ada kompromi untuk kekerasan terhadap anak,” tegasnya.

 

Suara paling dalam datang dari Ida Ukago, ibunda korban, yang menyampaikan langsung isi hatinya kepada wartawan. Dengan nada lirih dan mata yang sembab, Ida menceritakan betapa keluarga berjuang mencari anaknya sejak tanggal 22 Juli.

Baca Juga:  Sat Reskrim Polres Nabire Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Perkara Pencurian dan Penadahan ke Kejaksaan

 

“Kami sudah berusaha mencari sejak hari pertama. Tapi Tuhan izinkan kami menemukannya dalam keadaan yang tidak kami harapkan,” ungkapnya dengan suara terbata.

 

Jenazah E.T. ditemukan pada Sabtu (2/8) dalam kondisi mengenaskan. Ida dan keluarga menegaskan bahwa mereka tidak akan tinggal diam.

 

“Kami tidak terima. Ini bukan kecelakaan biasa. Ini pembunuhan yang sangat kejam. Kami ingin pelaku ditangkap dan dihukum. Kami percaya polisi mampu membuktikan keadilan,” lanjutnya.

 

Meski dihantam kehilangan, Ida memilih untuk tidak tenggelam dalam dendam. Ia menyerahkan proses sepenuhnya kepada hukum dan kehendak Tuhan.

 

“Kami serahkan semuanya pada Tuhan. Semoga polisi diberi kekuatan dan kelancaran agar kasus ini tidak berhenti di sini. Jangan ada lagi anak-anak lain yang mengalami hal serupa,” katanya.

 

 

Di akhir pernyataannya, Ida mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mendoakan kelancaran proses hukum dan penegakan keadilan.

“Kami mohon doa, dari siapa pun yang mendengar kabar ini. Doakan agar pelaku cepat ditangkap dan diberi efek jera. Cukup anak saya yang menjadi korban,” tutupnya

Berita Terkait

Perantau Jangan Hanya Datang Mencari Nafkah, Tapi Juga Harus Peduli dan Terdata
Musda Berlangsung Damai, DPW Papua Tengah Resmi Ajukan Nama Calon Ketua DPD ke Pusat
DPW PAN Papua Tengah Siap Ikuti Keputusan DPP dan Fokus Hadapi Pemilu 2029
PAN’DAI 2026 Digelar 3 Maret, Ketua DPW PAN Papua Tengah Tegaskan Komitmen Cerdaskan Generasi dan Hormati Suci Ramadan
Politisi PAN Papua Tengah Tegaskan: Jangan Mengatasnamakan Partai Pengusung untuk Kritik Pemerintah
Sony Bekies: Selesaikan Internal Partai dulu Sebelum Kritik Pemerintah
PCNU Nabire Gelar Safari Ramadhan, Perkuat persatuan dan mempererat ukhuwah Islamiyah
Tangis Haru Iringi Kepulangan Serda Hamdani ke Tanah Kelahiran, Prajurit Terbaik yang Gugur di Nabire
Berita ini 318 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 10:28

Perantau Jangan Hanya Datang Mencari Nafkah, Tapi Juga Harus Peduli dan Terdata

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:34

Musda Berlangsung Damai, DPW Papua Tengah Resmi Ajukan Nama Calon Ketua DPD ke Pusat

Sabtu, 28 Februari 2026 - 04:01

DPW PAN Papua Tengah Siap Ikuti Keputusan DPP dan Fokus Hadapi Pemilu 2029

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:34

PAN’DAI 2026 Digelar 3 Maret, Ketua DPW PAN Papua Tengah Tegaskan Komitmen Cerdaskan Generasi dan Hormati Suci Ramadan

Jumat, 27 Februari 2026 - 00:45

Politisi PAN Papua Tengah Tegaskan: Jangan Mengatasnamakan Partai Pengusung untuk Kritik Pemerintah

Rabu, 25 Februari 2026 - 04:22

PCNU Nabire Gelar Safari Ramadhan, Perkuat persatuan dan mempererat ukhuwah Islamiyah

Selasa, 24 Februari 2026 - 06:41

Tangis Haru Iringi Kepulangan Serda Hamdani ke Tanah Kelahiran, Prajurit Terbaik yang Gugur di Nabire

Minggu, 22 Februari 2026 - 02:16

Mr Lee Warga negara asing biang kerok perusak hutan, pemilik hak Ulayat di bodohi

Berita Terbaru