Belum ada ganti rugi, pemilik hak Ulayat palang pekerjaan jalan utama menuju kantor gubernur Papua Tengah

- Penulis

Kamis, 4 Desember 2025 - 04:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah Papedanews.com Pemerintah Provinsi Papua Tengah kembali menjadi sorotan setelah Robi Douw, pemilik hak ulayat wilayah yang digunakan untuk pembangunan akses menuju Kantor Gubernur Papua Tengah, mempertanyakan pembayaran ganti rugi lahan yang hingga kini tak kunjung diselesaikan.

Pemalangan Jalan Utama Kantor Gubernur Papua Tengah kembali dilakukan pada Kamis (4/11/2025) sebagai bentuk protes karena pembayaran hak ulayat tak kunjung diselesaikan, meski sudah tiga tahun berjalan.

 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah bicara dari awal dengan pejabat lama, kemudian pembongkaran jalan dilakukan dari Jalan Besar Aspal sampai ke Kantor Gubernur. Ukurannya jelas, 4.100 kilo. Semua sudah dikerjakan, saya izinkan, tapi hak ulayat sampai hari ini belum dibayar,” tegas Robi Douw saat ditemui awak media di lokasi pemalangan.

 

Menurut Robi, ia sudah berupaya melakukan komunikasi dengan pemerintah provinsi, namun hingga batas waktu tanggal 15—yang dalam aturan menandai penutupan buku anggaran lama—tak ada kepastian dari pihak pemerintah.

 

“Saya sudah tawarkan ke Pak Sekda, tapi sampai sekarang belum ada titik temu. Waktu sudah tanggal 15, tutup buku. Maka saya palang. Ini karena hak ulayat saya belum diselesaikan,” ujarnya.

Baca Juga:  Ketua Caretaker Papua Tengah, Sucianti Suaib Saenong, Tinjau Langsung Persiapan Musda I BPD HIPMI Papua Tengah

 

Robi juga mengungkapkan bahwa proyek tersebut sebelumnya dikerjakan oleh kontraktor lama, kemudian diganti kontraktor baru, namun proses pergantian itu sama sekali tidak menyelesaikan kewajiban terhadap pemilik hak ulayat.

 

“Kontraktornya diganti, jalan sudah terbuka, tapi pembayaran belum selesai. Hari ini saya ambil kebijakan hentikan pekerjaan. Alat-alat saya berhentikan. Saya menunggu Pak Sekda dan Pak Gubernur untuk selesaikan pembayaran ini,” katanya tegas.

 

Robi menegaskan bahwa pemalangan akan tetap dilakukan hingga ada kejelasan pembayaran dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

 

“Sampai sekarang belum ada respon dari pemerintah provinsi. Jadi pemalangan akan tetap berlangsung sampai hak ulayat dibayarkan. Ini bukan untuk menghalangi pembangunan. Saya buka jalan ini dengan ikhlas demi kepentingan umum. Tapi hak ulayat wajib diselesaikan,” tutupnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah terkait kejelasan pembayaran hak ulayat dimaksud.

Berita Terkait

Kerukunan suku Nayak gelar bakti sosial perkuat struktur organisasi adat dan memperkokoh hubungan sosial
Ketua HIPMI Papua Tengah Apresiasi Program Pendidikan Gratis: “Langkah Nyata Mewujudkan Generasi Emas Papua Tengah”
Anggota DPRK Robi Douw Apresiasi kinerja Kapolres Nabire serta seluruh jajaran kepolisian resor Nabire
Polres nabire ungkap kasus pencurian motor, Empat pelaku di Ringkus lima belas motor Di Amankan
Piluhnya Tragedi Kemanusiaan: Hamba Tuhan Yulianus Pugiye Dibakar Hidup-Hidup di Tanah Kamoro.
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Apresiasi Kinerja Polres Nabire Jaga Keamanan Jelang Natal
Dua Bulan Hilang, Motor Warga Nabire Berhasil Ditemukan Polres Nabire
Kapolri Listyo Sigit Resmi Dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Penasihat KSPSI di Rapimnas AGN 2025
Berita ini 127 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 09:24

Momentum Hari Anti Korupsi Sedunia, Polres Nabire Tuntaskan Kasus Korupsi PLTS Distrik Moora: Negara Rugi Rp 785 Juta

Rabu, 10 Desember 2025 - 10:56

Wakil Wali Kota Bandung Erwin Ditetapkan Tersangka Penyalahgunaan Kekuasaan

Rabu, 10 Desember 2025 - 07:06

PCNU Nabire Siap Gelar Pendidikan Dasar Kader Penggerak NU Angkatan Pertama

Selasa, 9 Desember 2025 - 07:26

Penyaluran Beras SPHP-FIS Diluncurkan Serentak di Polda Papua Tengah

Senin, 8 Desember 2025 - 06:21

Tokoh Pemuda Mamberamo, Simeon Yadeu, Imbau Warga Waroki Jaga Kondusifitas Menjelang Natal dan Tahun Baru

Senin, 8 Desember 2025 - 06:08

Ucapan terimakasih kepala suku Dani atas bantuan usaha ternak babi dari presiden Prabowo

Senin, 8 Desember 2025 - 05:51

Tokoh Pemuda Memberamu menyambut naik bantuan dari pemerintahan pusat, ucapan terimakasih

Minggu, 7 Desember 2025 - 10:15

PKS Nabire Beri Tali Asih Sembako, Wujud Solidaritas kepada Yayasan Difabel Papua Tengah

Berita Terbaru