Nabire Papua Tengah papedanews.com Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui jalur pendidikan kedinasan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi sekolah kedinasan yang digelar oleh BKPSDM Papua Tengah di Kabupaten Puncak, Rabu (15/04/2026).
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari para pelajar SMA/SMK yang hadir bersama jajaran pemerintah daerah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Puncak Nenu Tabuni, Asisten II dan III Setda Puncak, serta sejumlah perwakilan instansi terkait.
Dalam kesempatan itu, Wanda Joice Tangkere, S.Sos., M.I.P, yang mewakili Kepala BKPSDM Papua Tengah, Denci Meri Nawipa, menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan membuka wawasan generasi muda terkait berbagai pilihan sekolah kedinasan yang tersedia.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan bahwa selama ini masih banyak pelajar yang hanya mengenal Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), padahal terdapat banyak sekolah kedinasan lain yang menawarkan peluang besar bagi masa depan.
“Ini merupakan bagian dari program prioritas pemerintah provinsi dalam meningkatkan kualitas SDM Papua Tengah melalui akses pendidikan kedinasan yang lebih luas,” ujarnya.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta diperkenalkan dengan berbagai sekolah kedinasan unggulan, di antaranya Politeknik Keuangan Negara STAN, Politeknik Statistika STIS, Politeknik Ilmu Pemasyarakatan, Politeknik Imigrasi, serta Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.
Sebagai bentuk dukungan nyata, BKPSDM Papua Tengah juga menyiapkan program pembinaan khusus bagi putra-putri daerah yang berminat mengikuti seleksi sekolah kedinasan. Program tersebut berupa bimbingan belajar intensif selama satu bulan yang akan dilaksanakan di Jayapura, guna mempersiapkan peserta menghadapi seleksi nasional yang ketat.
Melalui langkah ini, pemerintah berharap dapat mencetak generasi muda Papua Tengah yang unggul, berdaya saing, dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui berbagai posisi strategis di instansi pemerintahan.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah pun menegaskan komitmennya untuk terus membuka akses pendidikan yang merata serta menciptakan peluang lebih luas bagi anak-anak asli Papua, demi mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan inklusif.



















