Perkuat Keamanan dan Sinergi Masyarakat Kepala Subsektor/Koordinator Suku Wate Bangun pos kamling

- Penulis

Senin, 29 Desember 2025 - 14:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Dalam rangka penguatan sinergi dan dukungan terhadap peran Kepala Subsektor/Koordinator Suku Wate Kampung Waharia, telah dilaksanakan pembangunan dua unit Pos Kamling di RT 5 dan RT 6 serta pemasangan portal lingkungan di Kampung Waharia, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, pada periode 8–28 Desember 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten Nabire dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat.

 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Subsektor/Koordinator Suku Wate Kampung Waharia, Robert Roy Marten Waray, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan tersebut.

 

“Pembangunan Pos Kamling dan pemasangan portal ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif sebagai fondasi kemajuan daerah,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya kegiatan ronda malam di Kampung Waharia dilakukan secara terbatas dan berpindah-pindah sehingga kurang efektif dan tidak terkoordinasi. Dengan hadirnya pos kamling, masyarakat kini memiliki pusat kegiatan keamanan yang lebih terarah, terorganisir, dan berkelanjutan.

 

Keberadaan pos kamling dan portal juga memberikan rasa aman dan nyaman, terutama pada malam hari. Warga merasa lebih terlindungi dari potensi gangguan kamtibmas seperti pencurian, perkelahian antar pemuda, konsumsi minuman keras, dan berbagai aktivitas negatif lainnya.

Baca Juga:  Bahas Beasiswa dan Program Kerja, Yayasan TJB dan Dinkes Deiyai Gelar Sosialisasi

 

Lebih jauh, pos kamling kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ronda, tetapi juga menjadi ruang berkumpul warga untuk berdiskusi, menyelesaikan persoalan sosial, serta mempererat hubungan antarwarga. Hal ini memperkuat persatuan, solidaritas, dan nilai gotong royong di tengah masyarakat Kampung Waharia.

 

Robert menegaskan komitmennya untuk menggerakkan seluruh masyarakat, khususnya warga RT 5 dan RT 6, agar menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

 

“Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat keamanan,” tegasnya.

 

Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh kebijakan dan program Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, serta mengajak masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat mengganggu persatuan dan stabilitas wilayah.

 

Meski sempat dihadapkan pada kendala berupa pelebaran jalan dan persiapan perayaan Natal, seluruh rangkaian pembangunan akhirnya dapat diselesaikan dengan baik pada Minggu, 28 Desember 2025, melalui koordinasi yang solid antara masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, aparat keamanan, dan pemerintah.

 

Kegiatan ini berdampak pada meningkatnya partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan, terbentuknya sistem ronda malam yang lebih terkoordinasi, serta menguatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Sinergi yang terbangun diyakini akan mendorong terciptanya situasi kamtibmas yang semakin kondusif serta mendukung kelancaran pembangunan di Kabupaten Nabire secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Gubernur Wakil Pempus di Daerah, ada Aturan Mainnya, Jangan Serang Meluluh.
Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya
Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya
Berita ini 34 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:23

Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:48

Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:05

Sebuah video Beredar ,Mengaku Bertanggung Jawab atas Penembakan pilot dan Pesawat.

Berita Terbaru