Pemprov Papua Tengah Terapkan Pola Kerja Hybrid ASN, WFH Setiap Jumat Mulai Berlaku

- Penulis

Kamis, 2 April 2026 - 10:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi menerapkan pola kerja hybrid bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari transformasi birokrasi menuju tata kelola pemerintahan yang lebih efisien, adaptif, dan berbasis digital.

Kebijakan tersebut ditetapkan melalui Surat Edaran Gubernur Papua Tengah Nomor 100.3.4.1/388/SET/2026 tentang Penyesuaian Pola Kerja Aparatur Sipil Negara Secara Fleksibel.

Berdasarkan surat edaran tersebut, ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah diwajibkan menjalankan Work From Home (WFH) selama satu hari dalam sepekan, yaitu setiap Jumat. Sementara itu, pada hari kerja lainnya ASN tetap melaksanakan tugas melalui Work From Office (WFO) sesuai dengan kebutuhan organisasi dan pelayanan publik.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Provinsi Papua Tengah menilai penerapan pola kerja hybrid merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja aparatur, sekaligus mempercepat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di seluruh perangkat daerah.

Selain mendukung transformasi digital, kebijakan ini juga diharapkan mampu membentuk budaya kerja ASN yang lebih modern, adaptif terhadap perkembangan teknologi, produktif, serta berorientasi pada hasil dan kualitas pelayanan.

Dalam pelaksanaannya, seluruh perangkat daerah diminta mengoptimalkan pemanfaatan berbagai platform digital, seperti e-office, tanda tangan elektronik, serta sistem absensi digital. Langkah tersebut bertujuan memastikan koordinasi, pengawasan, dan pengukuran kinerja ASN tetap berjalan secara efektif meskipun sebagian pekerjaan dilakukan dari luar kantor.

Baca Juga:  Warga Kampung Sanoba Desak Bupati Nabire Ganti Kepala Kampung, Berkas Aspirasi Diserahkan ke DPRK Nabire

Meski demikian, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan bahwa layanan publik yang bersifat strategis dan bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap wajib dilaksanakan secara penuh melalui mekanisme Work From Office (WFO). Layanan tersebut meliputi sektor kesehatan, pendidikan, administrasi kependudukan, perizinan, serta pelayanan publik esensial lainnya agar tidak mengganggu kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain meningkatkan fleksibilitas kerja, kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam melakukan efisiensi anggaran, khususnya melalui pengendalian belanja operasional dan pembatasan perjalanan dinas yang dinilai dapat digantikan dengan pemanfaatan teknologi komunikasi dan rapat daring.

Kebijakan penyesuaian pola kerja ASN secara fleksibel ini mulai berlaku sejak 2 April 2026 dan akan dievaluasi secara berkala. Evaluasi dilakukan untuk memastikan implementasi pola kerja hybrid mampu meningkatkan kinerja birokrasi, mendukung transformasi digital pemerintahan, sekaligus tetap menjaga kualitas pelayanan publik kepada masyarakat Papua Tengah. (*)

Berita Terkait

Dua Tahun Kasus RSUD Nabire Tak Kunjung Terungkap, Publik Pertanyakan Kinerja Kejaksaan Nabire
Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi
Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo
Wakil ketua III DPRP ! Sony Bekies Kogoya Desak Penuntasan Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Soroti Kinerja BPKP dan Kejaksaan Nabire
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Semua Pihak Jaga Keamanan Tolikara dan Puncak Jaya
DK Donat Gunung Batu Curi Perhatian Pecinta Kuliner, Pelanggan Asal Papua Puji Kelembutan dan Variasi Topping
Cuanki Anugerah Gunung Batu Jadi Favorit Pecinta Kuliner, Pelanggan Sebut Rasanya Lezat dan Bikin Ketagihan
Sariater Hadirkan Pengalaman Wisata Tak Terlupakan, Mila dan Micci: Tempatnya Nyaman dan Sangat Menyenangkan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:00

Dua Tahun Kasus RSUD Nabire Tak Kunjung Terungkap, Publik Pertanyakan Kinerja Kejaksaan Nabire

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:16

Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:46

Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:29

Wakil ketua III DPRP ! Sony Bekies Kogoya Desak Penuntasan Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Soroti Kinerja BPKP dan Kejaksaan Nabire

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:18

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Semua Pihak Jaga Keamanan Tolikara dan Puncak Jaya

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:34

Cuanki Anugerah Gunung Batu Jadi Favorit Pecinta Kuliner, Pelanggan Sebut Rasanya Lezat dan Bikin Ketagihan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:39

Sariater Hadirkan Pengalaman Wisata Tak Terlupakan, Mila dan Micci: Tempatnya Nyaman dan Sangat Menyenangkan

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:27

Papua Tengah Kenalkan Inovasi KOHARUSEHAT di Forum Nasional, Jadi Model Transformasi Layanan Kesehatan Wilayah 3T

Berita Terbaru