Pemprov Papua Tengah Susun RPPLH 2026–2056, Meki Nawipa Tekankan Pengelolaan SDA yang Berkelanjutan

- Penulis

Kamis, 16 April 2026 - 17:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com  Pemerintah Provinsi Papua Tengah mulai menyusun **Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Provinsi Papua Tengah Tahun 2026–2056 sebagai pijakan strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengarahkan pemanfaatan sumber daya alam (SDA) secara berkelanjutan.

Komitmen tersebut ditandai dengan pembukaan  focus Group Discussion (FGD) I Penyusunan Dokumen RPPLH yang berlangsung di Aula LPP RRI Nabire, Kamis (16/4/2026). Kegiatan dibuka oleh Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua Tengah, **Alantino Wiay, yang mewakili Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa

FGD ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan sebagai bagian dari upaya menyusun dokumen perencanaan lingkungan hidup yang komprehensif, berbasis data, serta mampu menjawab tantangan pembangunan di Papua Tengah dalam tiga dekade mendatang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Alantino Wiay, ditegaskan bahwa Papua Tengah memiliki kekayaan sumber daya alam yang luar biasa. Namun, potensi tersebut harus dikelola secara arif agar tetap memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.

Provinsi Papua Tengah memiliki luas wilayah sekitar **61.073 kilometer persegi** dengan kawasan hutan mencapai sekitar **3,9 juta hektare**, yang sebagian besarnya merupakan kawasan hutan lindung. Kondisi tersebut menjadikan Papua Tengah sebagai salah satu wilayah dengan fungsi ekologis yang sangat penting bagi keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga:  PENDIRI, PENCETUS KOMUNITAS TUKANG PAPUA

> **”Pemanfaatan sumber daya alam harus dilakukan secara bijak, mengingat keterbatasan baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan yang matang melalui dokumen RPPLH,”** demikian pesan Gubernur dalam sambutannya.

Menurutnya, pembangunan ekonomi dan pemanfaatan sumber daya alam harus berjalan seiring dengan upaya perlindungan lingkungan. Karena itu, setiap kebijakan pembangunan perlu mengedepankan prinsip keberlanjutan agar keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian ekosistem tetap terjaga.

Dokumen RPPLH sendiri merupakan instrumen penting dalam sistem perencanaan lingkungan hidup sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan. Dokumen tersebut akan menjadi acuan dalam menentukan arah kebijakan perlindungan lingkungan, pemanfaatan dan pencadangan sumber daya alam, pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan, hingga strategi mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap penyusunan RPPLH dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan pemerintah, akademisi, masyarakat adat, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya agar menghasilkan dokumen yang komprehensif dan implementatif.

Melalui penyusunan RPPLH 2026–2056, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pembangunan yang berwawasan lingkungan, menjaga kelestarian hutan dan keanekaragaman hayati, serta memastikan kekayaan alam Papua Tengah dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab demi kesejahteraan masyarakat saat ini maupun generasi yang akan datang.

Berita Terkait

Masyarakat Makimi Datangi DPR RI dan DPD RI, Minta Penertiban Satgas PKH Dievaluasi dan Tak Abaikan Ruang Hidup Warga
Meki Nawipa Taruh Masa Depan Papua Tengah di Pendidikan, Rp56 Miliar untuk Pengembangan Sekolah Papua Harapan
Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Lakukan Monev Implementasi ILP pada 8 Puskesmas Lokus Provinsi Papua Tengah
Gubernur Meki Nawipa ke KNPI: Jangan Jadi Penonton, Pemuda Harus Turun Tangan Bangun Papua Tengah
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ultimatum Petugas Bandara: Jangan sampe ada Perjualbelikan Tiket subsidi
Tiket Turun Jadi Rp400 Ribu, Sony Bekies Kogoya Apresiasi Subsidi dari pemprov papua tengah
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Pemimpin Introspeksi di Tengah Krisis Nabire
LMA Nabire Deklarasikan Persatuan Masyarakat Adat, Serukan Papua Tengah Aman dan Damai
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:27

Masyarakat Makimi Datangi DPR RI dan DPD RI, Minta Penertiban Satgas PKH Dievaluasi dan Tak Abaikan Ruang Hidup Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:12

Meki Nawipa Taruh Masa Depan Papua Tengah di Pendidikan, Rp56 Miliar untuk Pengembangan Sekolah Papua Harapan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:26

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Lakukan Monev Implementasi ILP pada 8 Puskesmas Lokus Provinsi Papua Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:10

Gubernur Meki Nawipa ke KNPI: Jangan Jadi Penonton, Pemuda Harus Turun Tangan Bangun Papua Tengah

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:01

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ultimatum Petugas Bandara: Jangan sampe ada Perjualbelikan Tiket subsidi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:54

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Pemimpin Introspeksi di Tengah Krisis Nabire

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:06

LMA Nabire Deklarasikan Persatuan Masyarakat Adat, Serukan Papua Tengah Aman dan Damai

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:27

PLTS 30 kW Akan Terangi Dua Distrik di Kabupaten Puncak

Berita Terbaru