Pemprov Papua Tengah Bentuk Kelompok Kerja Mangrove Daerah, Perkuat Komitmen Jaga Ekosistem Pesisir

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE Papua Tengah papedanews.com Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Kehutanan resmi membentuk Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 sebagai langkah strategis memperkuat perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove secara berkelanjutan.

 

Pembentukan KKMD tersebut diawali dengan Rapat Koordinasi Pengelolaan Ekosistem Mangrove yang dirangkaikan dengan sosialisasi kepada para pemangku kepentingan. Kegiatan berlangsung di Aula Hotel Mahafira II, Nabire, Kamis (21/5/2026), dan menjadi momentum penting dalam membangun sinergi lintas sektor demi menjaga kelestarian kawasan pesisir Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Acara dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Papua Tengah, Viktor Fun, yang mewakili Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa. Turut hadir para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), akademisi dari Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire, perwakilan PT Freeport Indonesia, UPT Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) lingkup Papua Tengah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

 

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Viktor Fun, ditegaskan bahwa ekosistem mangrove merupakan salah satu kekayaan alam yang memiliki peran vital bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat pesisir maupun kelestarian lingkungan.

 

Selain berfungsi sebagai benteng alami yang melindungi wilayah pantai dari abrasi, gelombang laut, dan intrusi air laut, hutan mangrove juga menjadi habitat penting bagi berbagai jenis ikan, kepiting, udang, serta biota laut lainnya yang menjadi sumber mata pencaharian masyarakat.

Baca Juga:  Gubernur Papua Tengah Serahkan Bantuan Rp2 Miliar untuk Pembangunan Gereja di Kabupaten Puncak

 

“Mangrove juga memiliki kemampuan luar biasa dalam menyerap karbon sehingga menjadi salah satu solusi alami untuk mengurangi dampak perubahan iklim. Karena itu, pelestarian mangrove harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan,” ujar Viktor Fun saat membacakan sambutan Gubernur.

 

Pemerintah Provinsi Papua Tengah memandang pembentukan KKMD sebagai langkah strategis dalam memperkuat koordinasi lintas sektor, menyusun kebijakan yang terintegrasi, serta mendorong pelaksanaan program konservasi dan rehabilitasi mangrove secara berkesinambungan.

 

Melalui forum tersebut, pemerintah berharap terbangun kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan ekosistem mangrove sebagai penyangga kehidupan masyarakat pesisir sekaligus warisan lingkungan bagi generasi mendatang.

 

Pembentukan KKMD juga menjadi wujud komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan yang menempatkan pelestarian lingkungan sebagai bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga ketahanan ekosistem pesisir di Bumi Cenderawasih.

Berita Terkait

Dua Tahun Kasus RSUD Nabire Tak Kunjung Terungkap, Publik Pertanyakan Kinerja Kejaksaan Nabire
Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi
Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo
Wakil ketua III DPRP ! Sony Bekies Kogoya Desak Penuntasan Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Soroti Kinerja BPKP dan Kejaksaan Nabire
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Semua Pihak Jaga Keamanan Tolikara dan Puncak Jaya
DK Donat Gunung Batu Curi Perhatian Pecinta Kuliner, Pelanggan Asal Papua Puji Kelembutan dan Variasi Topping
Cuanki Anugerah Gunung Batu Jadi Favorit Pecinta Kuliner, Pelanggan Sebut Rasanya Lezat dan Bikin Ketagihan
Sariater Hadirkan Pengalaman Wisata Tak Terlupakan, Mila dan Micci: Tempatnya Nyaman dan Sangat Menyenangkan
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:00

Dua Tahun Kasus RSUD Nabire Tak Kunjung Terungkap, Publik Pertanyakan Kinerja Kejaksaan Nabire

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:16

Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:46

Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:29

Wakil ketua III DPRP ! Sony Bekies Kogoya Desak Penuntasan Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Soroti Kinerja BPKP dan Kejaksaan Nabire

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:18

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Semua Pihak Jaga Keamanan Tolikara dan Puncak Jaya

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:34

Cuanki Anugerah Gunung Batu Jadi Favorit Pecinta Kuliner, Pelanggan Sebut Rasanya Lezat dan Bikin Ketagihan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:39

Sariater Hadirkan Pengalaman Wisata Tak Terlupakan, Mila dan Micci: Tempatnya Nyaman dan Sangat Menyenangkan

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:27

Papua Tengah Kenalkan Inovasi KOHARUSEHAT di Forum Nasional, Jadi Model Transformasi Layanan Kesehatan Wilayah 3T

Berita Terbaru