Pemilik Tanah Roby Douw, Meminta Hak Tanah Yang Belum Di Bayarkan Oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah

- Penulis

Rabu, 5 Maret 2025 - 03:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah, Papedanews.com-
Pemilik tanah roby douw saat di temui awak media pepedanews di lokasi pengerjaan jalan utama menuju kantor gubernur,
wanggar makmur, Nabire, Papua Tengah, menagih ganti rugi tanah yang terdampak proyek pengerjaan jalan utama menuju kantor gubernur provinsi Papua tengah.

Roby Douw menjelaskan bahwa dirinya
telah melakukan pertemuan internal dengan mantan pj gubernur Anwar Damanik , dan dalam pertemuan tersebut telah di sepakati perjanjian ganti rugi tanah
berikut penjelasannya :

Pada bulan September 2024 saya bertemu untuk membahas tanah saya yang akan di ganti rugi oleh pemerintah provinsi papua tengah untuk di gunakan sebagai jalan utama menuju kantor gubernur Provinsi Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan dengan PJ gubernur Papua Tengah Anwar Damanik,  beliau menyepakati akan  di bayarkan di bulan Desember 2024.

di karenakan kesepakatan tersebut saya  menyepakati hal itu , dan tanpa menunggu lama  pemerintah pun langsung mengerjakan pembongkaran lahan tanah saya sebagai ruas jalan utama menuju kantor gubernur Provinsi Papua Tengah, ujar Robby douw,

hingga Bulan Desember tiba saya menagih pembayaran hak tanah saya yang sudah di sepakati akan di bayarkan di bulan Desember tahun 2024, yang seluas 4,2 Km Dengan Lebar 50 Meter , akan tetapi PJ gubernur anwar damanik menyuruh saya untuk memecahkan tanah saya menjadi beberapa bagian agar mempermudah adminstrasi pembayaran tanah saya, dan menjanjikan lagi di bulan februari akan segara melakukan pembayaran , setelah melakukan pemecahan tanah tersebut,

Baca Juga:  Syukuran dan Sosialisasi Kepala Suku Meepago Wujudkan Sinergi Adat, Pemerintah, dan Aparat di Papua Tengah

Namun hingga bulan Februari 2025 dan sampai sekarang Selasa 4 Maret 2025 realisasi nya belum ada pembayaran,

Pekerjaan ini memiliki pentingnya yang besar, mengingat proyek jalan ini menghubungkan area-area penting di Provinsi Papua Tengah, dan diharapkan dapat mendukung perkembangan infrastruktur di wilayah tersebut. Roby berharap agar pemerintah segera menyelesaikan masalah ini dan memenuhi janji yang telah dibuat.

Oleh karena itu saya meminta dengan hormat kepada pemerintah propinsi Papua tengah untuk segera menurunkan tim appraisal tanah untuk menilai dan menentukan harga tanah saya , karena tanah saya ini sudah di lakukan pembongkaran jalan hingga menuju aspal jalan poros wanggar makmur

Hingga berita ini di tulis, pemerintah provinsi Papua tengah belum memberikan keterangan resmi terkait permasalahan ganti rugi tanah
( papedanews )

Berita Terkait

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Respons Cepat Pemprov Papua Tengah, Dinkes Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru