Pembahasan Media di Grup Coffee Papua Tengah: Sorotan Independensi dan Peran Pers

- Penulis

Minggu, 24 Agustus 2025 - 09:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua Tengah papedanews.com Diskusi di grup Coffee Papua Tengah memunculkan sorotan tajam terhadap kondisi media di wilayah tersebut. Sejumlah peserta menilai media di Papua Tengah perlu lebih menjaga independensi serta berpegang pada prinsip keberimbangan dalam menjalankan fungsi jurnalistik.

Dalam percakapan yang berkembang, muncul kritik terhadap praktik kerja sama media dengan pemerintah provinsi yang dianggap berpotensi mengintervensi kebebasan pers.

Media harus berimbang. Jangan intervensi kebebasan jurnalisme. Seperti yang selalu diingatkan Victor Mambor, jurnalisme itu untuk membangun masyaraka, (24/8/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Selain itu, wartawan di luar lingkup kerja sama pemerintah juga diminta lebih aktif mencari narasumber alternatif yang dapat memberikan pandangan kritis terhadap kebijakan. “Jangan hanya ke pemerintah terus. Banyak masalah di masyarakat yang juga perlu mendapat perhatian media,” tambahnya.

Baca Juga:  DPRP Papua Tengah Pastikan Pelantikan 11 Anggota dari Kursi Khusus Digelar 20 Mei di Nabire

 

Dalam diskusi tersebut juga mengemuka pandangan bahwa hingga kini DPR provinsi maupun DPR kabupaten di Papua Tengah belum berani secara terbuka menyuarakan kritik terhadap pemerintah. Kondisi ini dinilai mempersempit ruang publik dalam menyampaikan aspirasi.

Pembahasan di grup Coffee Papua Tengah ini menjadi pengingat bagi insan pers agar kembali pada jati diri jurnalisme yang mengedepankan kebenaran, independensi, verifikasi, dan keberimbangan demi membangun masyarakat

Berita Terkait

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Gubernur Wakil Pempus di Daerah, ada Aturan Mainnya, Jangan Serang Meluluh.
Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya
Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:23

Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:48

Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:05

Sebuah video Beredar ,Mengaku Bertanggung Jawab atas Penembakan pilot dan Pesawat.

Berita Terbaru