Operasi Patuh Noken 2025 di Nabire: Hari Kedua, Pelanggaran Lalu Lintas Mulai Menurun

- Penulis

Selasa, 15 Juli 2025 - 09:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Operasi Patuh Noken 2025 yang digelar oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Nabire bersama Polisi Militer (POM) memasuki hari kedua pelaksanaan dengan hasil yang menunjukkan tren positif. Operasi terpadu ini dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, hingga 21 Juli 2025, dengan sasaran utama penertiban lalu lintas sekaligus deteksi kendaraan hasil tindak kejahatan.

Kasat Lantas Polres Nabire Iptu Exaudio P.R. Hasibuan, S.Tr.K.M.H. mengatakan bahwa pada hari pertama operasi, tim berhasil menjaring sebanyak 70 pelanggaran. Dari jumlah tersebut, 46 pengendara langsung dikenakan tilang, sementara sisanya masih dalam proses identifikasi karena belum diketahui jenis kendaraan maupun identitas pemiliknya.

“Beberapa kendaraan sudah kami amankan, namun hingga kini belum ada pemilik yang datang untuk mengurus tilangnya. Di antara pelanggar, terdapat juga anggota TNI maupun WRI,” ungkapnya dalam keterangannya kepada media, Selasa (15/7/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Volume Kendaraan Mulai Berkurang

Memasuki hari kedua, pelaksanaan operasi difokuskan pada kegiatan cipta kondisi, termasuk pendekatan melalui aktivitas olahraga bersama di Lapangan Hil. Dibandingkan hari pertama, jumlah pelanggaran mulai menurun. Hal ini dinilai sebagai dampak dari meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kelengkapan berkendara.

Baca Juga:  Warga Madura Galang Dana Untuk Korban Begal Di Jalan Logging PT JDI Kaladiri

“Bisa jadi karena kemarin masyarakat kaget dengan adanya sweeping mendadak. Tapi hari ini, kami lihat volume kendaraan mulai menurun dan pengendara tampak lebih tertib,” jelas Kasat Lantas.

Antisipasi Kejahatan Jalanan

Selain penegakan disiplin lalu lintas, Operasi Patuh Noken juga ditujukan untuk membantu penanganan kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian dengan kekerasan (curas) yang belakangan marak terjadi di wilayah Nabire dan Papua Tengah.

“Operasi ini menjadi cara efektif untuk mendeteksi motor-motor hasil begal atau curian. Jika tidak dilakukan seperti ini, kita sulit mengetahui keberadaan kendaraan hasil kejahatan tersebut,” tambahnya.

Imbauan kepada Pengendara

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk melengkapi surat-surat kendaraan seperti STNK dan SIM, serta memastikan kelengkapan fisik kendaraan seperti plat nomor, spion, dan helm standar.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Selama pengendara mematuhi aturan dan melengkapi diri sesuai ketentuan, tidak akan ada masalah. Operasi ini bukan untuk menakuti, tetapi demi ketertiban dan keamanan kita bersama,” pungkasnya.

 

 

Papedanews

Berita Terkait

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.
Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai
Kedudukan KAPP Pusat Ditegaskan Tetap Berada di Provinsi Papua
Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!
Wakil Ketua DPRK Nabire Bantu SD YPK Moor dan Serap Aspirasi Sekolah
Kerusuhan di Stadion Papua Bangkit, Puluhan Kendaraan dan HP Anggota Polisi Dilaporkan Hilang dan Terbakar
Gubernur Papua Tengah Siap Tertibkan Kegiatan Tambang Ilegal
Resahkan Warga, Aksi Konvoi Kelulusan Pelajar Dihentikan Polres Nabire
Berita ini 84 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:07

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.

Senin, 18 Mei 2026 - 18:59

Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:20

Kedudukan KAPP Pusat Ditegaskan Tetap Berada di Provinsi Papua

Senin, 11 Mei 2026 - 14:36

Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:56

Wakil Ketua DPRK Nabire Bantu SD YPK Moor dan Serap Aspirasi Sekolah

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:50

Gubernur Papua Tengah Siap Tertibkan Kegiatan Tambang Ilegal

Senin, 4 Mei 2026 - 13:47

Resahkan Warga, Aksi Konvoi Kelulusan Pelajar Dihentikan Polres Nabire

Kamis, 30 April 2026 - 01:49

DPRK Nabire Gelar Rapat Dengar Pendapat Bahas Penertiban Togel dan Miras, Tokoh Adat hingga Gereja Desak Penindakan Tegas

Berita Terbaru