Nabire, Papua Tengah papedanews.com Wakil Ketua III DPR Papua Tengah dari Partai Amanat Nasional (PAN), Soni Bekies Kogoya, S.Km., M.Kp, menghadiri acara peresmian dan penancapan papan nama Gereja GIDI Jemaat Sinai Kali Bihet yang berlangsung di Samabusa, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Jumat (3/10/2025).
Turut hadir dalam acara tersebut anggota DPD RI Papua Tengah, anggota DPRK Kabupaten Nabire, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh gereja, para hamba Tuhan, serta jemaat GIDI Sinai Kali Bihet.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Soni Bekies Kogoya menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh jemaat. Ia juga memberi penghargaan khusus kepada anggota DPD RI asal Papua Tengah yang turut hadir dan selalu setia mendampingi masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada anak saya, anggota DPD RI. Walaupun bertugas di Jakarta, tetapi dalam momen-momen penting seperti kegiatan gereja, ia selalu hadir. Ia adalah suara kita dari Papua Tengah di tingkat nasional, membawa aspirasi masyarakat, memperjuangkan pemekaran, serta berbagai kepentingan daerah di DPD RI bahkan MPR,” ujarnya
Ia menekankan, kehadiran perwakilan Papua Tengah di parlemen nasional sangat penting untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, terutama agar masyarakat tidak menjadi korban ketidakadilan pembangunan. “Tuhan sudah kasih kita DOB, provinsi baru yang unik dengan kekayaan alam luar biasa. Sekarang tugas kita adalah bagaimana mengolahnya untuk hidup yang lebih baik, demi kemuliaan Tuhan,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Soni juga memberikan apresiasi kepada masyarakat pesisir Samabusa dan Teluk Kimi yang dengan penuh ketulusan rela menyediakan tanah untuk pembangunan rumah ibadah tanpa meminta imbalan besar. “Ini contoh nyata kebersamaan dan solidaritas. Tanah diberikan dengan kasih, bukan dengan harga mahal, karena ada niat untuk hidup bersama-sama dan saling membantu. Saya berterima kasih untuk kepala suku dan masyarakat yang sudah memberikan lahan bagi pembangunan gereja ini,” ungkapnya.
Selain itu, Soni Bekies Kogoya juga menyinggung peran orang tuanya yang merupakan salah satu tokoh perintis pelayanan injil di wilayah tersebut sejak tahun 1980-an. “Orang tua kami sudah lanjut usia, namun sampai hari ini masih tetap ada bersama kita. Ia adalah pionir yang mengabarkan Injil ke berbagai suku dan kampung di wilayah ini. Karena itu, kehadirannya untuk ikut meresmikan gereja ini menjadi berkat tersendiri bagi jemaat Sinai Kali Bihet,” ucapnya.
Acara peresmian gereja ditutup dengan ibadah syukur, doa bersama, dan pelantikan pengurus jemaat baru. Suasana penuh sukacita karena jemaat percaya kehadiran gereja ini akan menjadi pusat iman, kebersamaan, dan pelayanan di Distrik Teluk Kimi.



























