Media sosial Heboh Beredar Video Pendulangan Ilegal Di Uwapa Sirowo, Nabire Papua Tengah

- Penulis

Senin, 3 November 2025 - 12:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire,PapuaTengah papedanews.com- Publik kembali digegerkan dengan beredarnya unggahan video di media sosial yang menyoroti adanya aktivitas penambangan diduga ilegal di wilayah Utara Siriwo, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.

Dalam unggahan yang diposting oleh akun NKRI di platform media sosial, terlihat tulisan “Pendulangan Ilegal Uwapa – Siriwo, Nabire Papua Tengah” dengan narasi yang menyebutkan bahwa aktivitas tambang tersebut diduga dilakukan oleh sejumlah penambang tanpa mengantongi izin resmi dari pemerintah.

“Penambang WNA ini diduga tak memiliki izin. Aparat penegak hukum harus segera ambil langkah,” tulis akun tersebut dalam unggahannya yang kini mulai ramai diperbincangkan warganet.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akun tersebut juga menyoroti lambatnya respons aparat terhadap dugaan aktivitas tambang ilegal di kawasan tersebut. Dalam narasi lanjutan, unggahan itu menyinggung kemungkinan adanya pembiaran terhadap aktivitas tambang yang berpotensi merusak lingkungan.

“Kalau membiarkan, maka pertanyaan akan muncul secara otomatis, mengapa penegak hukum membiarkan para penambang di wilayah mereka? Apakah mungkin ada oknum yang bermain di wilayah ini?” tulis akun tersebut.

Baca Juga:  Gubernur Papua Tengah Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Noken 2025 di Nabire

Lebih lanjut, akun NKRI juga menandai sejumlah pihak, antara lain @Polres Nabire Official, @Kejaksaan Negeri Nabire, @Berita Terkini Papua Tengah, @NEWSBUSURNABIRE, @PAPEDANEWS hingga akun publik figur nasional @Gibran Rakabuming, dengan harapan agar ada tindakan nyata terhadap dugaan pelanggaran tersebut.

Aktivitas tambang tanpa izin di wilayah Siriwo disebut telah berdampak pada kerusakan lingkungan sekitar. Masyarakat setempat berharap aparat segera turun ke lapangan untuk memeriksa kebenaran informasi tersebut.

Hingga berita ini dinaikkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Polres Nabire, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Papua Tengah, maupun pihak pemerintah daerah Kabupaten Nabire terkait kebenaran dugaan aktivitas penambangan ilegal tersebut.

Pihak media masih terus berupaya menghubungi instansi terkait guna mendapatkan klarifikasi dan tanggapan resmi mengenai temuan ini.
<span;>( Papedanews )

Berita Terkait

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Respons Cepat Pemprov Papua Tengah, Dinkes Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru