Media di Papua Tengah Dinilai Kehilangan Independensi

- Penulis

Minggu, 24 Agustus 2025 - 08:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua Tengah papedanews.com Kondisi media di Papua Tengah kembali menjadi sorotan. Sejumlah pihak menilai media yang ada di provinsi baru ini semakin kehilangan fungsi utamanya sebagai ruang publik yang aman dan independen.

Isani, seorang pemerhati media di Papua Tengah, menegaskan bahwa hampir seluruh media di wilayah tersebut lebih banyak berperan sebagai corong pemerintah dibanding melayani kebutuhan informasi publik. Ia menyebut, ruang untuk menyuarakan realitas sosial, ekonomi, budaya, maupun politik kini semakin menyempit dari hari ke hari.

“Berita-berita sudah kehilangan prinsip-prinsip dasar jurnalisme, yakni kebenaran, verifikasi, independensi, dan keberimbangan,” ujarnya dalam sebuah unggahan media sosial, Minggu (24/8/2025).

Menurutnya, media tidak bisa dilepaskan dari politik redaksi, kualitas isi, serta keberpihakan. Karena itu, media selalu diuji dalam perjalanannya: apakah hadir untuk melayani masyarakat atau sekadar menjadi corong penguasa.

“Waktu yang terus berjalan ini sedang dan akan terus menguji media di Papua Tengah,”  Isani.

Sorotan ini menjadi pengingat bagi insan pers di Papua Tengah untuk kembali pada jati diri jurnalisme yang berlandaskan kepentingan publik, bukan kepentingan kekuasaan.

Berita Terkait

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru
Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”
Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta
Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas
Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.
BREAKING NEWS: Video Adu Fisik Pelajar di Lorong Tengah Klinik Gresli Beredar, Identitas Masih Diverifikasi
DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.
Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:57

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:44

Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:45

Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46

Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05

Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.

Senin, 28 September 2026 - 07:44

DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.

Rabu, 23 September 2026 - 12:44

Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 07:10

Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

Berita Terbaru