Masyarakat Kampung Wanggar Pantai Sampaikan Lima Aspirasi Strategis kepada DPRD Kabupaten Nabire

- Penulis

Kamis, 24 April 2025 - 07:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Dalam momentum kunjungan kerja Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire ke wilayah pesisir, masyarakat Kampung Wanggar Pantai, Distrik Yaro Kibsay, menyampaikan lima poin aspirasi penting sebagai bentuk harapan atas pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan di daerah mereka. Rabu 23 April 2025

Aspirasi tersebut disampaikan secara langsung oleh perwakilan masyarakat Suku Wate Asiana, yang mendominasi penduduk kampung tersebut. Dalam pernyataan mereka, masyarakat menyoroti kebutuhan mendesak akan infrastruktur dasar dan perlindungan lingkungan yang dinilai krusial bagi keberlangsungan hidup warga.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Poin pertama yang disampaikan adalah permintaan normalisasi sungai dan pembangunan bronjong di sekitar wilayah permukiman. Warga menilai sungai yang melintasi kampung mereka rawan meluap dan menjadi ancaman serius saat musim penghujan tiba.

Kedua, masyarakat mengusulkan pembangunan jalan penghubung dari jalan aspal menuju Kampung Yaro Makmur hingga ke Wanggar Pantai. Infrastruktur jalan tersebut dinilai vital untuk menunjang konektivitas antarwilayah, mempermudah mobilitas warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca Juga:  Darah Dan Api di Tengah Demokrasi : Puncak Jaya Butuh Perlindungan

Isu abrasi pantai juga menjadi perhatian utama. Dalam poin ketiga, masyarakat meminta pemerintah membangun talud sepanjang garis pantai Kampung Wanggar Pantai untuk mencegah erosi dan kerusakan lingkungan akibat gelombang laut. Mereka mengusulkan talud dibangun dari batu gunung dengan ukuran panjang dan lebar 2 meter, sebanyak 10.000 batu.

Selanjutnya, masyarakat mengajukan permohonan pendirian Sekolah Dasar (SD) Negeri di kampung mereka. Mereka menilai keberadaan sekolah sangat penting untuk membuka akses pendidikan bagi anak-anak kampung dan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia masyarakat lokal.

Terakhir, masyarakat juga meminta agar dilakukan pemekaran wilayah Kampung Wanggar Pantai guna mempercepat pelayanan publik dan mempermudah administrasi pemerintahan. Pemekaran ini diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat asli Papua yang bermukim di wilayah tersebut.

Aspirasi ini diharapkan menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Nabire dan instansi pemerintah terkait agar dapat segera ditindaklanjuti demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kampung Wanggar Pantai.

Berita Terkait

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Respons Cepat Pemprov Papua Tengah, Dinkes Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru