LAGI-LAGI KECELAKAAN TUNGGAL DI SAMABUSA AKIBAT MIRAS

- Penulis

Kamis, 10 Juli 2025 - 12:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com kecelakaan tunggal kembali terjadi di ruas Jalan Poros Nabire–Samabusa, tepatnya di dekat SPBU Kelurahan Kimi, Distrik Teluk Kimi, pada Kamis sore (10/07/2025) sekitar pukul 15.30 WIT. Sebuah mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi PA 1310 EL yang dikemudikan oleh seorang perempuan bernama Yuli (32) mengalami kecelakaan setelah keluar jalur dan terperosok ke dalam selokan.

Berdasarkan laporan dari Satuan Lalu Lintas Polres Nabire, pengemudi diduga berada dalam pengaruh minuman keras saat mengendarai kendaraannya bersama satu orang penumpang yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Penumpang tersebut diduga melarikan diri sesaat setelah kejadian.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mobil yang melaju dari arah Kota Nabire menuju Samabusa itu kehilangan kendali saat melintas di dekat SPBU Kimi. Diduga akibat pengaruh alkohol, pengemudi tidak mampu mengendalikan laju kendaraan sehingga mobil keluar dari badan jalan, menyeberang ke sisi seberang, dan akhirnya masuk ke dalam selokan.

Baca Juga:  Anggota DPRK Nabire Apresiasi Turnamen Futsal Antar Kampung se-Nabire Timur PNTB Cup 2025

Akibat kejadian tersebut, pengemudi mengalami luka benturan di bagian kepala belakang dan bahu kanan. Korban segera dievakuasi oleh petugas ke RSUD Nabire untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, barang bukti berupa satu unit mobil Toyota Avanza, satu botol minuman keras jenis vodka, satu buah koper, dan satu unit handphone telah diamankan pihak kepolisian.

Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp10 juta. Petugas juga telah melakukan sejumlah langkah, antara lain mendatangi lokasi kejadian, memeriksa korban, mencari saksi, membuat visum et repertum (VER), serta mengamankan barang bukti dan melaporkan kejadian kepada pimpinan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mengemudi dalam kondisi terpengaruh alkohol. Kasat Lantas Polres Nabire menegaskan bahwa kecelakaan seperti ini berpotensi mengancam keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.

 

 

Papedanews

Berita Terkait

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Respons Cepat Pemprov Papua Tengah, Dinkes Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Berita ini 533 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru