Konvoi Spontan, Respon Bijak: Polres Nabire Bangun Kepercayaan Publik Lewat Transparansi”

- Penulis

Sabtu, 29 November 2025 - 13:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

NABIRE Papua Tengah Papedanews.com Kepolisian Resor (Polres) Nabire secara resmi memulangkan delapan warga yang sebelumnya diamankan terkait insiden konvoi kendaraan bermotor yang membawa atribut Bendera Bintang Kejora pada Jumat (28/11/2025). Keputusan pemulangan tersebut diambil setelah penyidik Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) merampungkan pemeriksaan intensif selama 1×24 jam serta melaksanakan gelar perkara secara komprehensif.

Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Iptu Habibi C. Solosa, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa pemulangan dilakukan karena tidak terpenuhinya unsur dan alat bukti yang mengarah pada tindak pidana makar. Berdasarkan hasil pemeriksaan, keterlibatan mereka lebih disebabkan oleh spontanitas dan euforia pasca menghadiri acara wisuda kerabat, bukan merupakan bagian dari gerakan politik terencana. Untuk itu, Polres Nabire memilih pendekatan humanis, kehati-hatian, dan Restorative Justice dalam menyelesaikan perkara ini.

Pada Sabtu malam (29/11/2025) sekitar pukul 20.00 WIT, sebanyak enam laki-laki diserahkan kembali kepada pihak keluarga. Kasat Reskrim juga menjelaskan status masing-masing warga tersebut. Dua di antaranya, YK dan YP, merupakan anak di bawah umur berusia 17 tahun dan masih berstatus pelajar aktif. Satu lainnya berinisial JG (20) merupakan mahasiswa aktif, serta tiga pemuda lainnya berinisial MP (19), YG (21), dan ON (26). Pertimbangan usia muda dan status pendidikan menjadi dasar kuat bagi pihak kepolisian untuk mengembalikan mereka dalam pengawasan keluarga.

Sementara itu, dua perempuan berstatus mahasiswi yang sempat ikut diamankan lantaran terjebak dalam barisan konvoi telah dikembalikan sehari sebelumnya. Meskipun demikian, keduanya tetap dikenakan kewajiban Wajib Lapor sebagai bentuk pembinaan dan pengawasan.

Kasat Reskrim menjelaskan lebih lanjut bahwa keenam laki-laki tersebut berada di barisan belakang saat konvoi berlangsung dan tidak memiliki hubungan dengan inisiator atau pembawa bendera yang berada di barisan depan. Identitas inisiator saat ini masih dalam proses penyelidikan. Sejumlah barang bukti berupa kendaraan roda dua serta atribut bendera telah diamankan untuk kepentingan pengembangan kasus.

“Tindakan mereka murni karena euforia sesaat setelah menghadiri acara wisuda, lalu secara spontan mengikuti iring-iringan tanpa mengetahui risiko hukum. Karena tidak ditemukan niat jahat (mens rea) dan demi menyelamatkan masa depan mereka—terutama yang masih di bawah umur—Polri menggunakan kewenangan diskresi untuk melakukan pembinaan,” tegas Iptu Habibi C. Solosa.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban moral, enam pemuda tersebut telah menandatangani surat pernyataan bermaterai serta membuat video permintaan maaf yang ditujukan kepada Pemerintah, TNI–Polri, dan masyarakat Kabupaten Nabire. Mereka berkomitmen untuk tidak mengulangi tindakan serupa.

“Kami berharap peristiwa ini menjadi pelajaran berharga. Polres Nabire mengimbau para orang tua agar lebih mengawasi pergaulan dan aktivitas putra-putrinya. Jika kejadian serupa terulang, penegakan hukum akan dilakukan secara tegas dan terukur,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ketua Panitia Imbau Masyarakat Ikut Sukseskan Festival Media ke-1 di Nabire
Menjelang Tahun Baru 2026, Kepala Suku Besar Meepago Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas
Ini himbauan Kapolres Nabire, Pengalihan alur lalu lintas pada 31 Desember 2025
Perkuat Keamanan dan Sinergi Masyarakat Kepala Subsektor/Koordinator Suku Wate Bangun pos kamling
PCNU Kabupaten Nabire Bentuk Panitia untuk Pendidikan Dasar Kader Penggerak NU
Kapolri Larang Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru 2026, Razia Digelar di Seluruh Daerah
Pemkab Nabire Terbitkan Himbauan Larangan Miras dan Operasional Kafe, Tidak indahkan himbauan ijin operasional di cabut
PT Telkomsel Salurkan Bantuan Tas dan Alat Tulis ke Yayasan Difabel
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:15

Ketua Panitia Imbau Masyarakat Ikut Sukseskan Festival Media ke-1 di Nabire

Selasa, 30 Desember 2025 - 10:58

Menjelang Tahun Baru 2026, Kepala Suku Besar Meepago Imbau Masyarakat Jaga Kamtibmas

Selasa, 30 Desember 2025 - 10:50

PCNU Nabire Gelar Majelis Rutin Perdana, Ajak Kader Bermuhasabah Menyongsong Tahun Baru 2026

Selasa, 30 Desember 2025 - 07:06

Polda Papua Tengah Amankan Anak Perempuan di bawah umur, di lokalisasi samabusa

Selasa, 30 Desember 2025 - 05:16

Ini himbauan Kapolres Nabire, Pengalihan alur lalu lintas pada 31 Desember 2025

Minggu, 28 Desember 2025 - 16:36

PCNU Kabupaten Nabire Bentuk Panitia untuk Pendidikan Dasar Kader Penggerak NU

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:34

Papua Tengah Rayakan Natal Aman dan Tertib, ini kata Kapolda Papua Tengah

Selasa, 23 Desember 2025 - 22:58

Kapolri Larang Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru 2026, Razia Digelar di Seluruh Daerah

Berita Terbaru