Kejari Nabire Tegaskan Komitmen Tindaklanjuti Kasus RSUD

- Penulis

Rabu, 14 Mei 2025 - 05:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah, papedanews.com Kejaksaan Negeri (Kejari) Nabire terus menunjukkan komitmennya dalam menindaklanjuti dugaan permasalahan yang terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Nabire, Mohammad Harun Sunadi, S.E., S.H., M.H., dalam keterangannya kepada media, Rabu (14/5).

Menurut Kajari, persoalan ini telah menjadi perhatian sejak aksi demonstrasi pertama kali dilakukan oleh sejumlah pihak yang merasa dirugikan. Dalam aksi tersebut, tuntutan utama berkaitan dengan pembayaran jasa pegawai yang dinilai belum direalisasikan oleh pihak RSUD.

“Sejak awal, kami telah bergerak cepat dengan melakukan pemisahan berkas, pengumpulan bukti, dan pengambilan keterangan dari sejumlah pihak terkait,” ujar Harun Sunadi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, proses klarifikasi dan pemeriksaan awal telah dilakukan oleh tim yang diketuai oleh Imut Al-Sufda. Setelah melalui tahapan awal, berkas kasus kini telah diserahkan kepada Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Nabire untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Baca Juga:  DINKES PAPUA TENGAH IMBAU WARGA WASPADA VARIAN BARU COVID-19 MB.1.1, PERKETAT PROTOKOL KESEHATAN

“Kami sudah bekerja secara profesional dan transparan. Saat ini, berkas sudah berada di tangan Seksi Pidsus, dan kita tinggal menunggu hasil penanganannya,” lanjut Kajari.

Ia juga menambahkan bahwa apabila nantinya ditemukan bukti hukum yang kuat, maka proses akan dilanjutkan ke tahap berikutnya sesuai ketentuan perundang-undangan.

Kajari Harun Sunadi mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan proses hukum kepada kejaksaan. “Kami di Kejari Nabire terus bekerja dan berkomitmen untuk menegakkan hukum seadil-adilnya. Kami tidak tinggal diam. Sejak awal kami sudah bergerak dan akan terus melanjutkan hingga tuntas. Nantinya, masyarakatlah yang menilai,” pungkasnya.

 

 

M irpan

Berita Terkait

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Respons Cepat Pemprov Papua Tengah, Dinkes Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Berita ini 498 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru