Kapolres Nabire Pastikan Kondisi Aman! Warga Diimbau Bijak Tangkal Isu Hoaks KKB*

- Penulis

Senin, 27 Oktober 2025 - 06:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Isu mengenai keberadaan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Nabire kembali mencuat setelah sebuah pesan berantai tersebar di berbagai grup WhatsApp warga pada Senin (27/10/2025). Pesan itu mengimbau masyarakat agar menghindari ruas Jalan Kali Harapan Pasar Sore Lapas, karena disebut-sebut terdapat kelompok pimpinan Aibon Kogoya yang akan melakukan aksi kriminal.

 

Pesan yang diawali dengan sapaan “Syalom, Selamat pagi keluarga…” tersebut sempat membuat warga resah dan waspada dalam beraktivitas.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menanggapi hal ini, Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K. menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik, melainkan harus tetap tenang dan bijak menyikapi setiap informasi yang beredar di media sosial.

 

“Setiap informasi yang beredar harus bersumber dari pihak berwenang, dalam hal ini dari Polda Papua Tengah atau Polres Nabire. Jangan langsung percaya apalagi menyebarkan kembali tanpa memastikan kebenarannya,” tegas AKBP Samuel saat dikonfirmasi, Senin (27/10/2025).

 

Menurutnya, pihak kepolisian hingga kini masih terus melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas kelompok KKB di wilayah Papua Tengah. Namun, Kapolres menjelaskan bahwa posisi mereka tidak dapat dipastikan karena sering berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

 

“Kami terus memantau pergerakan mereka, tetapi belum bisa menginformasikan secara spesifik lokasi keberadaannya. Hal itu untuk mencegah munculnya ketakutan baru di tengah masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga:  Polres Nabire Evakuasi Korban Penembakan dan Pembakaran Pos di Area PT Kristal, Turunkan 150 Personel Gabungan

 

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk memperkuat peran lingkungan dalam menjaga keamanan bersama. Ia menilai partisipasi masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas.

 

“Mari kita tanggapi isu seperti ini dengan cara meningkatkan kewaspadaan. Ketua RT, RW, dan warga perlu aktif mendata setiap pendatang baru di lingkungannya. Bila ada hal mencurigakan, segera laporkan ke polisi,” ujarnya.

 

AKBP Samuel menambahkan, pengaktifan Pos Kamling di setiap kampung dan lingkungan juga sangat penting sebagai bentuk deteksi dini terhadap kemungkinan ancaman.

 

“Saya mengimbau agar Pos Kamling kembali diaktifkan. Dengan begitu, masyarakat dapat mengetahui lebih cepat bila ada warga baru yang belum dikenal atau jika muncul aktivitas mencurigakan di sekitar mereka,” tuturnya.

 

Kapolres memastikan hingga kini situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Nabire masih kondusif dan terkendali. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh pesan-pesan menyesatkan dan tetap menjalani aktivitas seperti biasa.

 

“Mari kita pastikan setiap informasi itu benar dan berasal dari sumber yang jelas. Jangan sampai isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan menimbulkan keresahan. Polres Nabire berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh warga,” tutup AKBP Samuel D. Tatiratu.

Berita Terkait

Masyarakat Makimi Datangi DPR RI dan DPD RI, Minta Penertiban Satgas PKH Dievaluasi dan Tak Abaikan Ruang Hidup Warga
Meki Nawipa Taruh Masa Depan Papua Tengah di Pendidikan, Rp56 Miliar untuk Pengembangan Sekolah Papua Harapan
Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Lakukan Monev Implementasi ILP pada 8 Puskesmas Lokus Provinsi Papua Tengah
Gubernur Meki Nawipa ke KNPI: Jangan Jadi Penonton, Pemuda Harus Turun Tangan Bangun Papua Tengah
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ultimatum Petugas Bandara: Jangan sampe ada Perjualbelikan Tiket subsidi
Tiket Turun Jadi Rp400 Ribu, Sony Bekies Kogoya Apresiasi Subsidi dari pemprov papua tengah
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Pemimpin Introspeksi di Tengah Krisis Nabire
LMA Nabire Deklarasikan Persatuan Masyarakat Adat, Serukan Papua Tengah Aman dan Damai
Berita ini 187 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:27

Masyarakat Makimi Datangi DPR RI dan DPD RI, Minta Penertiban Satgas PKH Dievaluasi dan Tak Abaikan Ruang Hidup Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:12

Meki Nawipa Taruh Masa Depan Papua Tengah di Pendidikan, Rp56 Miliar untuk Pengembangan Sekolah Papua Harapan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:26

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Lakukan Monev Implementasi ILP pada 8 Puskesmas Lokus Provinsi Papua Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:10

Gubernur Meki Nawipa ke KNPI: Jangan Jadi Penonton, Pemuda Harus Turun Tangan Bangun Papua Tengah

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:01

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ultimatum Petugas Bandara: Jangan sampe ada Perjualbelikan Tiket subsidi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:54

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Pemimpin Introspeksi di Tengah Krisis Nabire

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:06

LMA Nabire Deklarasikan Persatuan Masyarakat Adat, Serukan Papua Tengah Aman dan Damai

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:27

PLTS 30 kW Akan Terangi Dua Distrik di Kabupaten Puncak

Berita Terbaru