Bumi Wonorejo | Papedanews.com-
Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Nurul Huda saat masyarakat Kelurahan Bumi Wonorejo berkumpul untuk memperingati malam Nuzulul Qur’an, Sabtu (14/3/2026).
Di tengah bulan suci Ramadan, warga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat nilai keimanan sekaligus memperdalam pemahaman tentang pendidikan anak dalam keluarga.
Kegiatan keagamaan ini mengangkat tema “Parenting Qur’ani dengan Sentuhan Nabawi”, yang menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an dan meneladani metode pendidikan yang diajarkan oleh Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak awal acara, masyarakat tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung khidmat. Para tokoh agama, tokoh masyarakat, orang tua, hingga generasi muda hadir memenuhi masjid untuk bersama-sama mengikuti pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiyah, hingga diskusi mengenai pola asuh Islami dalam keluarga.
Tidak hanya menjadi ajang ibadah, kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi bagi para orang tua. Dalam suasana Ramadan yang penuh berkah, mereka diajak kembali menyadari bahwa keluarga merupakan tempat pertama bagi anak-anak belajar tentang kehidupan, nilai moral, dan keimanan.
Para penceramah dalam kegiatan tersebut mengingatkan bahwa pendidikan anak tidak hanya berbicara tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang pembentukan akhlak dan karakter. Oleh karena itu, orang tua memiliki peran penting untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini serta memberikan teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain memperkuat nilai spiritual, peringatan Nuzulul Qur’an ini juga mempererat kebersamaan masyarakat. Warga yang hadir saling berbincang, berbagi pengalaman, dan memperkuat semangat untuk membangun keluarga yang harmonis serta berlandaskan nilai-nilai Islam.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Bumi Wonorejo berharap semangat mencintai Al-Qur’an tidak hanya terasa pada malam peringatan semata, tetapi terus hidup dalam kehidupan sehari-hari.
Karena dari keluarga yang kuat dan penuh nilai Qur’ani, diharapkan akan lahir generasi yang berakhlak mulia, berilmu, serta mampu menjadi penerang bagi lingkungan sekitarnya.
( Red )























