Gubernur Meki Nawipa Resmi Buka Program RPL Guru, Perkuat SDM dan Tingkatkan Mutu Pendidikan Papua Tengah

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 17:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa secara resmi membuka perkuliahan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Senin (27/4/2026). Program ini menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan kompetensi dan kualifikasi tenaga pendidik.

Program RPL merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong Program tersebut ditujukan bagi para guru yang belum menyelesaikan pendidikan Strata Satu (S1), sehingga mereka dapat memperoleh pengakuan atas pengalaman belajar dan kerja yang telah dimiliki sebagai bagian dari proses pendidikan tinggi.

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Papua Tengah sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia, dan guru memegang peranan penting dalam mencetak generasi masa depan yang unggul.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Guru adalah arsitek peradaban yang memegang kunci masa depan Generasi Emas Papua Tengah. Karena itu, peningkatan kualifikasi dan kompetensi guru menjadi prioritas utama dalam agenda pembangunan daerah,” tegas Meki Nawipa.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas pendidikan yang mampu melahirkan generasi cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing.

Ia menilai Program RPL menjadi solusi untuk mempercepat peningkatan kualifikasi akademik guru tanpa mengabaikan pengalaman mengajar yang selama ini telah menjadi bagian dari pengabdian mereka di dunia pendidikan.

Baca Juga:  Memperjuangkan Nasib Disabilitas Indonesia Melalui Program Makan Siang Gratis: Sebuah Langkah Nyata Dari BGN Dan Dukungan Presiden Prabowo

Meki Nawipa juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh sebagai investasi bagi masa depan pendidikan Papua Tengah.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang hasilnya akan dirasakan oleh generasi berikutnya. Ketika kualitas guru meningkat, maka kualitas peserta didik juga akan meningkat,” ujarnya.

Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan terus memperluas akses pendidikan bagi tenaga pendidik melalui berbagai program peningkatan kompetensi, pelatihan, dan kemitraan dengan perguruan tinggi.

Menurutnya, upaya tersebut sejalan dengan visi pembangunan Papua Tengah yang menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas utama dalam mewujudkan daerah yang adil, berdaya saing, bermartabat, harmonis, maju, dan berkelanjutan.

Melalui Program RPL ini, pemerintah berharap semakin banyak guru di Papua Tengah yang memiliki kualifikasi akademik sesuai standar nasional, sehingga mampu meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah dan mencetak generasi muda Papua yang unggul, berintegritas, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Pembukaan Program RPL menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk terus berinvestasi pada sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Dengan guru yang semakin profesional dan berkualitas, diharapkan lahir sumber daya manusia Papua Tengah yang mampu menjadi penggerak kemajuan daerah di berbagai bidang.

Berita Terkait

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Respons Cepat Pemprov Papua Tengah, Dinkes Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru