Didukung Penuh 8 Kabupaten, Yosua Tipagau Ditunjuk Jadi Ketua KONI Papua Tengah

- Penulis

Sabtu, 28 Juni 2025 - 12:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, papua tengah papedanews.com  Yosua Tipagau resmi ditetapkan sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Tengah periode 2025–2030. Penetapan ini merupakan hasil keputusan rapat Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) bersama delapan Ketua KONI Kabupaten se-Papua Tengah yang berlangsung dalam rangkaian Rapat Koordinasi Provinsi (Rakorprov) dan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Papua Tengah di Gedung LPP RRI Nabire, Sabtu (28/6/2025).

Dalam keterangannya usai penutupan kegiatan, Yosua menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

“Syukur kepada Tuhan Yesus, karena semua ini terjadi atas waktu dan kehendak-Nya. Saya juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Gubernur Papua Tengah yang dalam visi dan misinya memberi ruang bagi anak muda untuk terlibat dalam pembangunan daerah, termasuk di bidang olahraga,” ujar Yosua.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengapresiasi KONI Pusat dan seluruh jajaran KONI kabupaten/kota di Papua Tengah atas dukungan penuh yang diberikan melalui rekomendasi sebagai calon tunggal dalam pemilihan ketua.

Baca Juga:  Wakil Gubernur Papua Tengah Hadiri Sarasehan Kebangsaan di Gedung MPR RI

“Kami telah membentuk tim untuk menyusun struktur kepengurusan yang akan segera kami koordinasikan dengan KONI Pusat. Setelah pelantikan, kami akan langsung bergerak cepat menyusun dan menjalankan program kerja,” lanjutnya.

Yosua menegaskan bahwa prioritas utama kepengurusannya adalah mempersiapkan atlet-atlet Papua Tengah untuk menghadapi ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pemuda, serta cabang olahraga (cabor) untuk bersama-sama mendorong kemajuan olahraga di provinsi baru ini.

“Papua Tengah adalah provinsi baru. Ini momentum kita bersama untuk membangun prestasi dari awal. Kami ingin melahirkan atlet-atlet berprestasi yang bisa bersaing di tingkat nasional. Untuk itu, kami sangat berharap dukungan dari seluruh lapisan masyarakat,” tutupnya.

Berita Terkait

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Respons Cepat Pemprov Papua Tengah, Dinkes Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru