Batik Air Hadir di Papua Tengah: Mulai beroperasi tanggal 17 Agustus 2025

- Penulis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 10:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Tengah, Ewonggen Kogoya, M.AP, menyampaikan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun ke-3 Provinsi Papua Tengah menjadi momentum penting yang membawa angin perubahan di berbagai sektor, termasuk transportasi darat, laut, dan udara.

“Usia boleh muda, tapi semangat membangun tidak boleh ragu. Dari Nabire hingga pelosok Papua Tengah, geliat pembangunan semakin nyata,” ungkapnya.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam membuka akses dan memperkuat konektivitas wilayah. Salah satu pencapaian besar yang akan segera terealisasi adalah dibukanya rute penerbangan komersial baru oleh maskapai Batik Air. Dijadwalkan mulai beroperasi pada 17 Agustus 2025, kehadiran Batik Air menjadi tonggak penting bagi transportasi udara di wilayah ini.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini adalah buah dari kerja kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta. Konektivitas udara yang lebih baik berarti akses ekonomi, pendidikan, dan kesehatan yang lebih terbuka bagi seluruh rakyat Papua Tengah,” jelas Ewonggen Kogoya.

Baca Juga:  Kunjungan Yang Dilakukan Oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Papua Tengah

 

Ia menambahkan, dengan adanya jalur penerbangan ini, Papua Tengah bukan lagi wilayah yang jauh, tetapi bagian tak terpisahkan dari arus kemajuan nasional.

 

“Pembangunan bukan tentang gedung yang menjulang, tetapi tentang harapan yang dijalankan dan mimpi yang diterbangkan. Papua Tengah tidak hanya bangkit, tapi juga bergerak maju,” ujarnya penuh semangat.

Ewonggen juga mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut kemajuan ini dengan hati terbuka dan semangat menjaga keberlanjutan. “Mari kita jaga bersama apa yang telah dirintis, karena masa depan Papua Tengah bukan ditentukan oleh siapa yang paling kuat, tapi oleh siapa yang paling peduli,” tutupnya.

Berita Terkait

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa
Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah
DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?
Soliditas ASN Dogiyai Kunci Sukses Penyambutan Gubernur Papua Tengah
Kasus Skabies dan Pioderma Meningkat di Mewoluk, Dinkes Papua Tengah Turunkan Tim dan Kirim Obat
Secangkir Kopi, Sejuta Inspirasi: Wartawan Nabire Bertukar Pikiran di Cafe DC
Masyarakat Makimi Datangi DPR RI dan DPD RI, Minta Penertiban Satgas PKH Dievaluasi dan Tak Abaikan Ruang Hidup Warga
Meki Nawipa Taruh Masa Depan Papua Tengah di Pendidikan, Rp56 Miliar untuk Pengembangan Sekolah Papua Harapan
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:10

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa

Jumat, 4 September 2026 - 07:56

Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah

Kamis, 3 September 2026 - 10:19

DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?

Rabu, 2 September 2026 - 11:22

Soliditas ASN Dogiyai Kunci Sukses Penyambutan Gubernur Papua Tengah

Rabu, 2 September 2026 - 01:40

Kasus Skabies dan Pioderma Meningkat di Mewoluk, Dinkes Papua Tengah Turunkan Tim dan Kirim Obat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:27

Masyarakat Makimi Datangi DPR RI dan DPD RI, Minta Penertiban Satgas PKH Dievaluasi dan Tak Abaikan Ruang Hidup Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:12

Meki Nawipa Taruh Masa Depan Papua Tengah di Pendidikan, Rp56 Miliar untuk Pengembangan Sekolah Papua Harapan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:26

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Lakukan Monev Implementasi ILP pada 8 Puskesmas Lokus Provinsi Papua Tengah

Berita Terbaru