Anggota DPRK Nabire Tinjau Korban Insiden Pasar Karang: Korban Meninggal Dunia Bukan Akibat Tembakan

- Penulis

Sabtu, 28 Juni 2025 - 00:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Pasca insiden kericuhan yang terjadi di kawasan Pasar Karang, Kabupaten Nabire, anggota DPRK Nabire, Dina Misiro, melakukan kunjungan langsung ke RSUD Nabire untuk memastikan kondisi para korban yang terdampak dan memberikan perhatian atas peristiwa yang terjadi.

Dalam keterangannya kepada media, Dina menjelaskan bahwa ia sempat menjenguk dua korban yang dirawat. Berdasarkan informasi dari pihak rumah sakit, korban yang dinyatakan meninggal dunia tidak mengalami luka akibat tembakan, sebagaimana isu yang sempat beredar di tengah masyarakat.

“Saya sudah bertemu langsung dengan pihak rumah sakit dan keluarga korban. Penjelasan dari dokter menyatakan bahwa korban meninggal bukan karena terkena peluru. Ini perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman atau spekulasi yang tidak berdasar,” ujar Dina.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, satu korban lainnya mengalami luka tembak di bagian kaki. Menurut keterangan keluarga, korban tersebut merupakan warga Kali Harapan yang kebetulan sedang melintas di kawasan Pasar Karang melalui Jalan Asiamail saat kericuhan terjadi.

Baca Juga:  PENDIRI, PENCETUS KOMUNITAS TUKANG PAPUA

“Korban luka tidak terlibat dalam keributan, dia hanya lewat pada saat kejadian. Kami sangat prihatin dan berharap kejadian ini tidak terulang kembali,” ungkap Dina.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumbernya. Dina menekankan pentingnya menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang.

“Keselamatan warga dan stabilitas keamanan harus jadi prioritas bersama. Kami dari DPRK akan terus memantau perkembangan dan mendorong agar proses hukum berjalan secara adil dan transparan,” tambahnya.

Diketahui, kericuhan di Pasar Karang terjadi pada Kamis, 26 Juni 2025, sekitar pukul 10.00 WIT. Peristiwa dipicu oleh sekelompok pemuda yang mengonsumsi minuman keras di area pasar hingga menimbulkan gangguan keamanan.

Berita Terkait

Sentuh Luka Kemanusiaan di Puncak, Gubernur dan wakil gubernur Papua Tengah Pastikan Korban Terlindungi dan Masa Depan Anak-anak Terjaga
NGERI.!! Beredar chat di salah satu grup ,terkait terafiliasi jaringan mafia togel
Luis Diduga Bos Besar Togel di Nabire, Jaringan Disebut Kuasai Lapangan polres Nabire, Polda Papua Tengah, entah kemana
Belum Selesai Dibacakan, Pelantikan Pejabat Nabire Terhenti dan Picu Kontroversi
Polres Mimika Ungkap Peredaran Sabu Sistem Tempel, Residivis Kembali Ditangkap
Wagub Papua Tengah Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Rakyat yang Mandiri dan Berkelanjutan
NU Nabire Imbau Warga Tak Terprovokasi Hoaks Jelang Aksi 7 April
ESDM Papua Tengah: LPG dan BBM Tetap Normal, Distribusi Energi Stabil
Berita ini 252 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:32

Sentuh Luka Kemanusiaan di Puncak, Gubernur dan wakil gubernur Papua Tengah Pastikan Korban Terlindungi dan Masa Depan Anak-anak Terjaga

Kamis, 16 April 2026 - 09:26

NGERI.!! Beredar chat di salah satu grup ,terkait terafiliasi jaringan mafia togel

Rabu, 15 April 2026 - 12:59

Ini wajah Suroso pengelola Tambang ilegal di kali Cemara, kilometer 38

Selasa, 14 April 2026 - 14:37

Luis Diduga Bos Besar Togel di Nabire, Jaringan Disebut Kuasai Lapangan polres Nabire, Polda Papua Tengah, entah kemana

Jumat, 10 April 2026 - 08:13

Belum Selesai Dibacakan, Pelantikan Pejabat Nabire Terhenti dan Picu Kontroversi

Jumat, 10 April 2026 - 06:13

Wagub Papua Tengah Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Rakyat yang Mandiri dan Berkelanjutan

Minggu, 5 April 2026 - 16:44

NU Nabire Imbau Warga Tak Terprovokasi Hoaks Jelang Aksi 7 April

Sabtu, 4 April 2026 - 09:25

ESDM Papua Tengah: LPG dan BBM Tetap Normal, Distribusi Energi Stabil

Berita Terbaru