Anggota DPRK Intan Jaya Soroti Dugaan Diskriminasi dalam Kegiatan Kedewanan

- Penulis

Senin, 2 Februari 2026 - 04:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INTAN JAYA PAPEDANEWS.COM berita terkini Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Intan Jaya, Aljono Bagau, menyampaikan keberatan secara resmi terkait tidak adanya pelibatan sejumlah anggota DPRK dalam berbagai kegiatan kedewanan yang dilaksanakan sejak tahun lalu hingga saat ini.

Aljono Bagau, yang merupakan kader Partai Perindo sekaligus Sekretaris Komisi B DPRK Intan Jaya, menilai kondisi tersebut mencerminkan adanya persoalan serius dalam mekanisme koordinasi dan distribusi informasi di lingkungan Sekretariat DPRK.

 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Fakta bahwa sebagian anggota DPRK tidak pernah dilibatkan maupun menerima informasi terkait kegiatan resmi kedewanan menunjukkan adanya ketimpangan yang tidak dapat dibenarkan,” tegas Aljono dalam pernyataan resminya.

 

Ia menegaskan bahwa setiap anggota DPRK memiliki hak, kewajiban, serta kedudukan yang sama dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.

 

Oleh karena itu, praktik tidak melibatkan anggota tertentu dalam kegiatan kedewanan dinilai berpotensi menghambat pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat.

Baca Juga:  TEGAS! Wakil Ketua III DPR Papua Tengah: Bupati dan Mantan Dirut RSUD Harus Bertanggung Jawab atas Dugaan Korupsi Di RSUD Nabire

 

Menurut Aljono, kondisi tersebut juga berpotensi mencederai prinsip keadilan, transparansi, dan profesionalisme dalam tata kelola kelembagaan DPRK Intan Jaya.

 

“Tidak adanya pelibatan anggota secara menyeluruh berisiko melemahkan integritas lembaga dan mengganggu optimalisasi kinerja DPRK secara keseluruhan,” ujarnya.

 

Untuk itu, Aljono Bagau meminta agar ke depan Pimpinan DPRK bersama Sekretariat DPRK dapat memastikan keterlibatan seluruh anggota DPRK secara adil, terbuka, dan tanpa diskriminasi dalam setiap kegiatan kedewanan.

 

Keberatan tersebut, lanjutnya, disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kelembagaan, sekaligus untuk menjadi perhatian serius demi perbaikan tata kelola internal DPRK Intan Jaya ke arah yang lebih profesional dan berkeadilan.

Berita Terkait

Empat Oknum TNI Ditahan, Kasus Air Keras ke Aktivis KontraS Kian Membesar
Rute Baru Batik Air Ambon–Nabire Mulai 23 April 2026, Akses Papua Tengah Kian Terbuka
Dari Lapangan ke Harapan, Persipani Paniai Juara Liga 4 Papua Tengah
Kepala ESDM Papua Tengah Jelaskan Mekanisme Pengusulan Wilayah Pertambangan Rakyat
Ketua DPW PAN Papua tengah Apresiasi dan ucapakan selamat kepada wakil bupati Nduga periode 2026-2031
Warga Pertanyakan Kehadiran WNA Asal China di Pantai Labani, Diduga Terkait Aktivitas Tambang Emas Wapoga
Mempererat silahturahmi polres Nabire gelar buka bersama, ini kata Kapolres Nabire
Lokakarya Mini Puskesmas Waghete Perkuat Sinergi Lintas Sektor Tingkatkan Layanan Kesehatan
Berita ini 427 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 05:04

Empat Oknum TNI Ditahan, Kasus Air Keras ke Aktivis KontraS Kian Membesar

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:57

Rute Baru Batik Air Ambon–Nabire Mulai 23 April 2026, Akses Papua Tengah Kian Terbuka

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:08

Masyarakat Adat Wapoga Tolak Aktivitas Tambang, Soroti Dugaan Pelanggaran Hak Ulayat

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:05

Dari Lapangan ke Harapan, Persipani Paniai Juara Liga 4 Papua Tengah

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:40

Kepala ESDM Papua Tengah Jelaskan Mekanisme Pengusulan Wilayah Pertambangan Rakyat

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:03

Warga Pertanyakan Kehadiran WNA Asal China di Pantai Labani, Diduga Terkait Aktivitas Tambang Emas Wapoga

Senin, 16 Maret 2026 - 13:40

Mempererat silahturahmi polres Nabire gelar buka bersama, ini kata Kapolres Nabire

Senin, 16 Maret 2026 - 08:45

Lokakarya Mini Puskesmas Waghete Perkuat Sinergi Lintas Sektor Tingkatkan Layanan Kesehatan

Berita Terbaru