Nabire Papua Tengah Papedanews.com Sejumlah warga Kelurahan Seri mengeluhkan penolakan pencairan bantuan sosial (bansos) di Kantor Pos dengan alasan “beda NIK”, tanpa penjelasan rinci dari petugas. Salah satu warga, Laumar, mengaku telah menunggu berjam-jam namun pulang tanpa hasil.
Laumar menjelaskan, ia datang sejak pukul 08.30 WIT dan baru pulang sekitar pukul 14.00 WIT. Meski begitu, bantuan yang seharusnya diterima tidak dapat dicairkan. “Om menunggu dari jam setengah sembilan sampai jam dua. Lima jam menunggu tapi hasilnya nol,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, petugas hanya menyampaikan alasan “beda NIK”, namun tidak menunjukkan letak perbedaan atau kesalahan datanya.
“Dibilang saja beda NIK. Saya tidak tahu beda NIK itu di bagian mana, umurnya atau datanya bagaimana. Hanya dibilang beda NIK, itu saja. Kita orang kan mau tahu salahnya di mana,” katanya.
Ia juga menanyakan apakah data miliknya sempat diperlihatkan oleh pihak Kantor Pos.
“Tidak ditunjukkan. Jadi saya tidak tahu apa yang harus diperbaiki. Kalau ditunjukkan, saya bisa konfirmasi kembali ke Dukcapil,” tambahnya.
Laumar menyebut kejadian serupa dialami sekitar 10 warga lainnya di kelurahan tersebut. Semuanya menerima alasan yang sama tanpa bukti data.
Ia berharap ada transparansi dari pihak penyalur bansos agar warga dapat melakukan perbaikan data jika memang terdapat perbedaan.
“Harapan saya ke depan, kalau memang ada beda NIK, ditunjukkan. Biar kita bisa perbaiki. Kalau tidak ditunjukkan begitu, kita orang tidak bisa mengerti apa salahnya,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan konfirmasi mengenai alasan penolakan pencairan bansos tersebut.



























