Ketua Relawan Martinus Adii dan Agus Supriyanto, S.Sos.M.H Soroti Dugaan Kecurangan Pemilu di Nabire

- Penulis

Senin, 2 Desember 2024 - 15:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PapedaNews.com-Nabire,
Ketua Relawan Martinus Adii dan Agus Supriyanto melalui perwakilannya, Rius Douw, menyampaikan keberatan terkait dugaan kecurangan dalam proses pemilu di Nabire. Dalam konferensi persnya, Rius Douw menjelaskan sejumlah pelanggaran yang ditemukan setelah pemungutan suara pada tanggal 27 November 2024.

Kronologi Pelanggaran

Rius Douw mengungkapkan bahwa tim relawan menemukan indikasi kecurangan berupa perusakan kertas suara yang terdeteksi setelah perhitungan selesai. “Pada tanggal 27 November, setelah perhitungan suara selesai, kami mendapati bukti adanya perusakan kertas suara. Ini jelas melanggar aturan yang diatur dalam undang-undang,” ungkapnya.2/12/2024.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Inarius menyebut pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke Bawaslu sebanyak dua kali, yaitu pada tanggal 29 dan 30 November. Namun, laporan tersebut tidak mendapat tindak lanjut yang memadai. “Kami meminta Bawaslu dan Panwas Distrik untuk membuka kotak suara guna memastikan transparansi, tetapi hingga kini permintaan itu tidak diindahkan. Jika kotak suara dibuka setelah rekapitulasi selesai, laporan kami menjadi tidak berguna,” tegasnya.

Kritik terhadap Penyelenggara Pemilu

Inarius Douw menilai tindakan PPD dan Panwas Distrik mencerminkan pelanggaran yang terstruktur dan sistematis. Ia menyoroti banyaknya laporan pelanggaran yang tidak ditindaklanjuti, termasuk dugaan intimidasi terhadap tim saksi. “Rumah salah satu saksi kami dihancurkan, namun tidak ada tindakan dari pihak berwenang. Ini sangat disayangkan dan mencederai kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemilu yang jujur dan adil,” katanya.

Inarius juga mengkritik kelalaian dalam melindungi alat bukti negara. “Kertas suara adalah milik negara dan harus dijaga. Namun, ada indikasi alat-alat seperti gunting, kater, bahkan silet digunakan untuk merusaknya. Kalau tidak ada yang salah, kenapa takut membuka kotak suara?” tanyanya.

Baca Juga:  Kecurangan Terbongkar, PSU di TPS 9 Siriwini Mencerminkan Kesadaran Demokrasi Masyarakat

Harapan untuk Penyelenggara Pemilu

Dalam pernyataannya, Rius Douw meminta Bawaslu, Panwas Distrik, dan KPU untuk segera membuka kotak suara secara bersama-sama guna membuktikan adanya pelanggaran atau tidak. “Kami ingin membuktikan bersama-sama, transparan, sehingga publik bisa melihat bahwa proses ini benar-benar bersih,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya melindungi hak saksi yang selama ini dirasa dibatasi. “Saksi kami memiliki mandat untuk memastikan proses berjalan sesuai aturan. Namun, suara mereka justru dibungkam. Ini mencederai demokrasi kita,” tambahnya.

Ancaman terhadap Stabilitas Nabire

Inarius Douw memperingatkan bahwa ketidaktransparanan dalam pemilu dapat memicu masalah di Nabire, yang selama ini dikenal aman. “Selama ini Nabire selalu kondusif, tapi kejadian seperti ini bisa memicu konflik. Kami tidak ingin Nabire yang selama ini damai menjadi kacau hanya karena penyelenggara pemilu tidak transparan,” tegasnya.

Penutup

Inarius Douw, atas nama relawan Martinus Adii dan Agus Supriyanto, berharap Bawaslu dan pihak terkait segera merespons laporan ini untuk menjaga integritas pemilu dan mencegah konflik di masyarakat. “Kami hanya meminta keadilan dan transparansi. Jika ini tidak dipenuhi, maka kepercayaan publik terhadap pemilu akan hancur,” tutupnya.

PapedaNews.com

Berita Terkait

Ketua DPW PAN Papua tengah Apresiasi dan ucapakan selamat kepada wakil bupati Nduga periode 2026-2031
Musda Berlangsung Damai, DPW Papua Tengah Resmi Ajukan Nama Calon Ketua DPD ke Pusat
DPW PAN Papua Tengah Siap Ikuti Keputusan DPP dan Fokus Hadapi Pemilu 2029
Politisi PAN Papua Tengah Tegaskan: Jangan Mengatasnamakan Partai Pengusung untuk Kritik Pemerintah
Anggota DPRK Intan Jaya Soroti Dugaan Diskriminasi dalam Kegiatan Kedewanan
Jokowi Siap “Turun Gunung” untuk PSI: Sinyal Konsolidasi Politik Pasca-Kepresidenan
Wakil Wali Kota Bandung Erwin Ditetapkan Tersangka Penyalahgunaan Kekuasaan
BIADAP; penipuan mengatasnamakan kasi Intel kejaksaan Nabire
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:32

Sentuh Luka Kemanusiaan di Puncak, Gubernur dan wakil gubernur Papua Tengah Pastikan Korban Terlindungi dan Masa Depan Anak-anak Terjaga

Kamis, 16 April 2026 - 09:26

NGERI.!! Beredar chat di salah satu grup ,terkait terafiliasi jaringan mafia togel

Rabu, 15 April 2026 - 12:59

Ini wajah Suroso pengelola Tambang ilegal di kali Cemara, kilometer 38

Selasa, 14 April 2026 - 14:37

Luis Diduga Bos Besar Togel di Nabire, Jaringan Disebut Kuasai Lapangan polres Nabire, Polda Papua Tengah, entah kemana

Jumat, 10 April 2026 - 08:13

Belum Selesai Dibacakan, Pelantikan Pejabat Nabire Terhenti dan Picu Kontroversi

Jumat, 10 April 2026 - 06:13

Wagub Papua Tengah Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Rakyat yang Mandiri dan Berkelanjutan

Minggu, 5 April 2026 - 16:44

NU Nabire Imbau Warga Tak Terprovokasi Hoaks Jelang Aksi 7 April

Sabtu, 4 April 2026 - 09:25

ESDM Papua Tengah: LPG dan BBM Tetap Normal, Distribusi Energi Stabil

Berita Terbaru