Gubernur Meki Nawipa Tinjau Korban Konflik Bersenjata di Puncak, Pastikan Pengobatan Ditanggung Pemprov

- Penulis

Sabtu, 18 April 2026 - 17:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puncak jaya Papua Tengah papedanews.com Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, didampingi Wakil Gubernur Deinas Geley, melakukan kunjungan langsung kepada para korban konflik bersenjata yang tengah menjalani perawatan di RSUD Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Jumat (17/4/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Papua Tengah terhadap warga terdampak konflik yang sebelumnya dilaporkan menimbulkan korban meninggal dunia dan korban luka di wilayah Kabupaten Puncak.

Dalam rombongan turut hadir anggota DPR Papua Tengah dari Daerah Pemilihan Puncak. Mereka meninjau kondisi para korban sekaligus menyerahkan dukungan moril kepada keluarga dan masyarakat yang terdampak.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan laporan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, sejumlah warga dilaporkan meninggal dunia dan mengalami luka tembak dalam konflik bersenjata yang terjadi di beberapa kampung di Distrik Kembru pada Selasa (14/4/2026).

Saat mengunjungi ruang perawatan, Gubernur Meki Nawipa berdialog langsung dengan para korban dan keluarga mereka untuk memastikan kondisi kesehatan serta kebutuhan penanganan yang diperlukan.

Ia mengaku prihatin setelah melihat secara langsung kondisi para korban, termasuk anak-anak dan warga sipil yang mengalami luka-luka. Menurutnya, dampak konflik tidak hanya menimbulkan korban fisik, tetapi juga meninggalkan trauma yang mendalam bagi masyarakat.

Baca Juga:  Meki Nawipa: Hasil Forum Strategis Papua Harus Diwujudkan dalam Aksi Nyata

> **”Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan menanggung seluruh biaya pengobatan para korban hingga sembuh. Mereka tidak sendiri, pemerintah hadir untuk memastikan penanganan berjalan maksimal,”** tegas Meki Nawipa.

Selain memastikan seluruh biaya pengobatan ditanggung pemerintah, Meki Nawipa mengatakan pihaknya juga akan menyiapkan langkah-langkah lanjutan untuk membantu pemulihan para korban, khususnya anak-anak yang terdampak konflik.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah, kata dia, akan mengupayakan akses pendidikan bagi anak-anak korban agar mereka tetap dapat melanjutkan sekolah dan memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.

Gubernur juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten, aparat keamanan, tenaga kesehatan, dan berbagai pihak terkait untuk memastikan penanganan kemanusiaan berjalan optimal serta kebutuhan para korban dapat terpenuhi.

Ia berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan tenang serta proses pembangunan di Papua Tengah dapat terus berjalan demi kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Respons Cepat Pemprov Papua Tengah, Dinkes Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru