Janji Palsu Batik Air: 17 Agustus Gagal, Dishub Papua Tengah Diam Seribu Bahasa”

- Penulis

Sabtu, 13 September 2025 - 04:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Publik Nabire kembali dibuat kecewa. Janji manis yang diumbar oleh Dinas Perhubungan Provinsi Papua Tengah dan pihak maskapai Batik Air bahwa penerbangan perdana ke Nabire akan dimulai pada 17 Agustus lalu ternyata hanya omong kosong belaka. Hingga hari ini, jangankan pesawat, bahkan kepastian pun tak pernah terdengar.

Dony salah satu grup papedanews menayangkan Masyarakat yang menaruh harapan besar terhadap janji tersebut merasa dibohongi secara terang-terangan. Apalagi, momentum 17 Agustus yang mestinya jadi kado kemerdekaan berubah jadi kado kekecewaan akibat ulah pejabat dan maskapai yang hanya pandai berjanji.

 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisnya, sampai berita ini diturunkan, tak ada satu pun klarifikasi resmi dari Dinas Perhubungan Provinsi Papua Tengah. Publik seolah dipaksa menerima kebohongan tanpa penjelasan, tanpa kepastian, dan tanpa rasa tanggung jawab.

 

Lebih parah lagi, keresahan ini kian nyata di ruang publik. Anggota grup media Papadenews berulang kali mempertanyakan kepastian operasional Batik Air di Nabire, namun jawaban dari pihak Dishub maupun maskapai tetap nihil. Pertanyaan masyarakat terus menggantung, sementara pejabat yang seharusnya menjawab justru memilih diam.

Baca Juga:  Anggota DPRK Nabire PRISKILA DINA MISIRO S.PI" Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Mohon Maaf Lahir Batin

 

Pertanyaan besar kini menggema:

 

Apakah janji ini memang hanya akal-akalan untuk meredam keresahan publik?

 

Atau memang Dishub dan Batik Air sengaja memainkan harapan masyarakat demi kepentingan tertentu?

 

Selian itu Anggota grup pepedanews. Dony menambahkan dalam komentarnya publik Nabire tidak butuh janji kosong. Yang dibutuhkan adalah aksi nyata dan kepastian layanan transportasi udara yang selama ini menjadi kebutuhan vital masyarakat Papua Tengah.

Jika Dishub Provinsi Papua Tengah terus bungkam, maka wajar bila publik menilai bahwa lembaga ini telah gagal total menjalankan tugasnya sebagai regulator dan pengawas transportasi. Janji yang diumbar tanpa bukti tak lebih dari bentuk pelecehan terhadap hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang layak.

 

Hingga berita ini ditulis dinas perhubungan provinsi Papua Tengah belum memberikan keterangan resmi

Berita Terkait

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru
Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”
Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta
Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas
Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.
BREAKING NEWS: Video Adu Fisik Pelajar di Lorong Tengah Klinik Gresli Beredar, Identitas Masih Diverifikasi
DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.
Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya
Berita ini 1,102 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:57

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:44

Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:45

Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46

Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05

Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.

Senin, 28 September 2026 - 07:44

DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.

Rabu, 23 September 2026 - 12:44

Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 07:10

Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

Berita Terbaru