Legislator DPRK ALJONO BAGAU A.Md.Sos membenarkan. Klarifikasi Kasus Camat Waropen: Bukan Pelaku Begal, Melainkan Persoalan Internal Keluarga

- Penulis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 01:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire,Papua Tengah, Papedanews.com–
Menindak lanjuti isu viral mengenai penangkapan rombongan Bapak Yesaya Topa, Camat Waropen, oleh pihak kepolisian atas dugaan keterlibatan dalam kasus begal di RSUD Siriwini pekan lalu, kini telah muncul klarifikasi resmi dari pihak terkait.

Anggota DPRK Intan Jaya, Aljono Bagau, A.Md.Sos., Legislator Partai Perindo, menegaskan bahwa setelah dilakukan penyelidikan menyeluruh oleh pihak kepolisian, tuduhan tersebut tidak terbukti. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa peristiwa yang terjadi bukanlah tindak kriminal, melainkan masalah internal keluarga yang sempat disalahpahami oleh pihak luar.

Pada Kamis, 21 Agustus 2025, rombongan Yesaya Topa resmi dibebaskan dari tahanan Polres Nabire setelah semua pihak memberikan keterangan. Persoalan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan. Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa mereka bukan pelaku begal sebagaimana sempat diberitakan di media sosial.

Aljono Bagau menambahkan, kejadian ini berkaitan dengan masalah rumah tangga antara Yesaya Topa dengan seorang siswi SMA berusia 17 tahun, yang sempat diiming-imingi akan dijadikan istri. Perlu diketahui, istri pertama Yesaya Topa telah meninggal dunia. Kasus ini kini telah diselesaikan secara damai di Polres Nabire, dan hubungan kedua belah pihak dinyatakan berakhir.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Nabire serta media massa agar tidak menyebarkan informasi yang tidak akurat. Mari jadikan peristiwa ini sebagai pelajaran bersama untuk tetap mengedepankan klarifikasi serta asas praduga tak bersalah dalam setiap pemberitaan,” tegas Aljono Bagau.
( papedanews )

Berita Terkait

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru
Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”
Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas
Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.
BREAKING NEWS: Video Adu Fisik Pelajar di Lorong Tengah Klinik Gresli Beredar, Identitas Masih Diverifikasi
DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.
Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya
Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis
Berita ini 236 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:57

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:44

Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:45

Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46

Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05

Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.

Senin, 28 September 2026 - 07:44

DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.

Rabu, 23 September 2026 - 12:44

Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 07:10

Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

Berita Terbaru