Gubernur Papua Tengah melaksanakan tatap muka bersama pengurus Komisi Penanggulangan AIDS

- Penulis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 05:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Sebagai bentuk komitmen pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam menekan peneyabaran penyakit menular, terutama HIV/Aids, maka Gubernur Provinsi Papua Tengah Meki Nawipa, SH melaksanakan tatap muka bersama pengurus Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) setempat di ruang rapat Gubernur, Kamis, (14/8/2025).

‌‎Kesempatan itu dihadiri oleh Ketua KPA Freny Anouw bersama badan pengurus lainnya itu, Gubernur Meki Nawipa, SH mendengarkan secara langsung KPA Papua Tengah pemaparan sigap kerja disertai langkah-langkah guna menekan penyebaran angka kasus HIV/Aids.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎”Pertama, bahwa kami KPA mengajak semua pihak. Dan, kami telah melakukan kerjasama ke sejumlah pihak,” kata Ketua KPA Papua Tengah, Freny Anouw.

‌‎Data yang diduga sebagai biangnya HIV/Aids, KPA Papua Tengah memaparkan diantaranya sejumlah tempat hiburan, peredaran minuman keras (Miras), narkoba dan ganja, merupakan faktor dapat menghilangkan kesadaran bahaya HIV/AIDS.

‎”Oleh karena itu, KPA telah teken Memorandum of Understanding (MoU) bersama sejumlah pihak. Dan itu sebagai bukti sinergitas perangi penyakit penularan termasuk HIV/AIDS.yang kami MoU diantaranya Dewan Muslim Indonesia (DMI), Perwakilan Gereja, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Papua Tengah, itu sudah teken MoU,” katanya.

‎Ketua KPA mengungkapkan telah bertemu Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Papua Tengah.

‎”Polda dan Disdikbud Papua Tengah menerima kami secara baik, dan banyak hal telah kami berdiskusi guna sigap bersama. Jadi untuk Polda dan Satpol PP tambah Freny akan berperan bersama dalam sosialisasi KPA.

Baca Juga:  Wakil Gubernur Papua Tengah Sampaikan Pendapat Akhir Pemerintah pada Pengesahan Tiga Raperda

‎Sementara untuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah, lanjut dia, pihak KPA akan fokus bekerjasama untuk membuat modul pendidikan.

‎”Ini agar dimasukkan dalam pembelajaran muatan lokal (mulok) melalui kurikulum pembelajaran di sekolah-sekolah,” ujarnya.

‎Freny menuturkan Dinas Kesehatan sudah menjadi mitra utama dalam penanganan HIV/AIDS.

‎KPA berharap dengan memperkuat sinergi Keamanan, Agama, Pendidikan, dan Kesehatan, masyarakat makin sadar pentingnya hidup sehat dan mencegah penularan HIV/AIDS.

 

 

Kesempatan itu, Gubernur Meki Nawipa menyatakan dukungan menekan penyakit menular.

‎”HIV/AIDS, Sipilis, TB, Malaria, ini penting untuk ada sosialisasi dan edukasinya. KPA nanti fokus memberikan pemahaman ke semuanya,” pesan Gubernur.

‎Menurut Gubernur pertama di provinsi baru ini, dimulai dari diri sendiri, keluarga agar memahami pentingnya pencegahan lebih awal.

‎”Nasihat moral dari orang tua kepada anak, kesadaran atas diri sendiri bahaya penyakit menular ini penting. Saya mengajak semua pihak terlebih khusus pemerintah kabupaten (delapan kabupaten) agar gandeng KPA masing-masing kabupaten guna memberikan sosialisasi atau edukasi. KPA nanti kamu harus benar-benar fokus sosialisasi, dan kerja-kerja lainnya setiap kabupaten percayakan KPA masing-masing daerah,” kata Meki.

‎Pada kesempatan itu, Sekertaris I KPA Papua Tengah, Leonardus Magai pohaknya bakal menmggelar Focus Group Discusi (FGD) dalam rangka penyusunan modul muatan lokakl bagi siswa maupun khalayak umum, agar kedepan bisa dimasukkan dalam kurikulum, pada tanggal 23 Agustus 2025 pekan depan.

‎”Ini salah satu langkah kami untuk sosialisasi kepada generasi penerus maupun umum,” kata Magai. (*)

Berita Terkait

Masyarakat Makimi Datangi DPR RI dan DPD RI, Minta Penertiban Satgas PKH Dievaluasi dan Tak Abaikan Ruang Hidup Warga
Meki Nawipa Taruh Masa Depan Papua Tengah di Pendidikan, Rp56 Miliar untuk Pengembangan Sekolah Papua Harapan
Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Lakukan Monev Implementasi ILP pada 8 Puskesmas Lokus Provinsi Papua Tengah
Gubernur Meki Nawipa ke KNPI: Jangan Jadi Penonton, Pemuda Harus Turun Tangan Bangun Papua Tengah
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ultimatum Petugas Bandara: Jangan sampe ada Perjualbelikan Tiket subsidi
Tiket Turun Jadi Rp400 Ribu, Sony Bekies Kogoya Apresiasi Subsidi dari pemprov papua tengah
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Pemimpin Introspeksi di Tengah Krisis Nabire
LMA Nabire Deklarasikan Persatuan Masyarakat Adat, Serukan Papua Tengah Aman dan Damai
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:27

Masyarakat Makimi Datangi DPR RI dan DPD RI, Minta Penertiban Satgas PKH Dievaluasi dan Tak Abaikan Ruang Hidup Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:12

Meki Nawipa Taruh Masa Depan Papua Tengah di Pendidikan, Rp56 Miliar untuk Pengembangan Sekolah Papua Harapan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:26

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Lakukan Monev Implementasi ILP pada 8 Puskesmas Lokus Provinsi Papua Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:10

Gubernur Meki Nawipa ke KNPI: Jangan Jadi Penonton, Pemuda Harus Turun Tangan Bangun Papua Tengah

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:01

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ultimatum Petugas Bandara: Jangan sampe ada Perjualbelikan Tiket subsidi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:54

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Pemimpin Introspeksi di Tengah Krisis Nabire

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:06

LMA Nabire Deklarasikan Persatuan Masyarakat Adat, Serukan Papua Tengah Aman dan Damai

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:27

PLTS 30 kW Akan Terangi Dua Distrik di Kabupaten Puncak

Berita Terbaru