KPA Papua Tengah dan Dinas Pendidikan Sepakat Perkuat Edukasi Pencegahan HIV-AIDS di Sekolah

- Penulis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 03:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Papua Tengah, Freny Anouw, S.Ip., menegaskan komitmen pihaknya untuk memperluas edukasi pencegahan HIV-AIDS ke seluruh lapisan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.

Pertemuan KPA Papua Tengah dengan Dinas Pendidikan Provinsi Papua bertujuan membangun kerja sama strategis dalam mengatasi tingginya potensi penyebaran HIV di wilayah Papua Tengah. “Kami KPA tidak bisa bekerja sendiri. Edukasi harus menjangkau sekolah, gereja, dan berbagai pusat kegiatan masyarakat. Karena itu, sinergi dengan Dinas Pendidikan sangat penting,” ujarnya.

 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rencana kerja sama tersebut, KPA Papua Tengah akan melakukan sosialisasi langsung ke sekolah mulai dari SD hingga perguruan tinggi. Selain itu, KPA juga tengah menyiapkan modul pembelajaran khusus pencegahan HIV-AIDS yang akan diintegrasikan ke dalam muatan lokal atau bimbingan konseling. Materi ini dirancang sesuai tingkat pendidikan, mulai dari kelas 4 SD hingga perguruan tinggi, agar siswa dapat memahami risiko dan langkah pencegahan secara tepat.

Baca Juga:  Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat dalam Praktik 303 di Paniai, Polisi Bungkam Saat Dikonfirmasi

 

“Puji Tuhan, Dinas Pendidikan merespons positif dan siap mendukung penuh. Tahun ajaran 2026, seluruh sekolah di Papua Tengah akan menerima materi pencegahan HIV-AIDS,” jelas Freny.

Rencananya, pada 23 Agustus mendatang KPA akan mengundang pihak perguruan tinggi dan instansi terkait untuk memfinalisasi materi pembelajaran tersebut. Harapannya, edukasi ini dapat menjadi langkah nyata menekan penyebaran HIV-AIDS di Papua Tengah.

Berita Terkait

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Respons Cepat Pemprov Papua Tengah, Dinkes Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru