Rakerprov I KONI Papua Tengah 2025 secara resmi dibuka dengan pemukulan Tifa oleh Gubernur Meki F. Nawipa

- Penulis

Jumat, 27 Juni 2025 - 05:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire – Papua Tengah papedanews.com Gubernur Papua Tengah, Meki F. Nawipa, SH secara resmi membuka Rapat Kerja Provinsi (RAKERPROV) I Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Tengah Tahun 2025 yang berlangsung di LPP RRI Nabire, Jumat (27/6/2025).

Rakerprov perdana ini mengusung tema “Meletakkan dan Membangun Fondasi Komite Olahraga Nasional Indonesia di Provinsi Papua Tengah yang Kokoh, Inklusif, Bersinergi, dan Berkelanjutan.” Hadir dalam kegiatan ini perwakilan KONI Pusat bidang Litbang, Sekretaris KONI Papua Tengah, para Ketua KONI kabupaten se-Papua Tengah, Forkopimda Papua Tengah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Meki F. Nawipa menyampaikan apresiasi atas komitmen para pengurus KONI dari pusat hingga daerah. Ia menegaskan bahwa Rakerprov ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat visi bersama dalam membangun ekosistem olahraga yang mandiri dan berorientasi pada prestasi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

> “Kehadiran kita di sini bukan sekadar seremonial, tetapi untuk menyusun strategi bagaimana Papua Tengah bisa berdiri kokoh lewat prestasi atlet-atlet lokal. Jangan lagi kita bangga dengan medali hasil kontrak dari luar. Prestasi sejati lahir dari pembinaan sendiri,” tegas Gubernur.

 

Gubernur juga menyoroti pentingnya efisiensi dalam memilih cabang olahraga unggulan. Ia mendorong KONI Papua Tengah untuk lebih fokus pada cabang-cabang yang membutuhkan jumlah atlet minimal namun berpotensi menyumbangkan medali maksimal, seperti tinju, atletik, dan cabang perorangan lainnya.

Baca Juga:  Mengusung Tema Membumikan Spirit Addariyah Melalui Dakwah dan Pendidikan  Moderat dan Inklusif, DDI Lantik pengurus Baru

> “Kalau kita habiskan energi di satu cabang dengan banyak atlet tapi hanya menyumbang satu emas, itu tidak efisien. Mari kita alihkan perhatian ke cabang yang lebih efektif. Dengan enam hingga tujuh emas, kita sudah bisa masuk 10 besar nasional,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya kolaborasi antara KONI dan pemerintah daerah, khususnya para bupati dan kepala daerah. Menurutnya, dukungan penuh dari pimpinan daerah sangat dibutuhkan untuk mendorong pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Tak lupa, Gubernur juga mengingatkan agar pemilihan pengurus KONI ke depan dilakukan secara transparan dan akuntabel agar organisasi ini benar-benar menjadi milik seluruh masyarakat Papua Tengah.

> “Kita sedang membangun sistem. Rakerprov ini bukan hanya soal siapa jadi ketua, tapi bagaimana kita menciptakan arah dan kebijakan olahraga yang menyentuh akar rumput dan menjadikan Papua Tengah dikenal karena prestasinya, bukan konfliknya,” tegasnya.

 

Sebagai bentuk sinergi lintas sektor, Gubernur juga mendorong integrasi kegiatan olahraga dengan pertumbuhan ekonomi lokal, seperti menggelar kegiatan car free day dan pameran UMKM di sekitar agenda Rakerprov.

Acara Rakerprov I KONI Papua Tengah 2025 secara resmi dibuka dengan pemukulan Tifa oleh Gubernur Meki F. Nawipa, didampingi oleh perwakilan KONI Pusat dan panitia pelaksana. Pemukulan Tifa tersebut menjadi simbol dimulainya langkah strategis pembinaan olahraga di Provinsi Papua Tengah.

Berita Terkait

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Respons Cepat Pemprov Papua Tengah, Dinkes Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru