Razia Gabungan di Lapas Kelas II Nabire, 38 HP dan Senjata Tajam Diamankan, Diduga Terkait Pelarian 19 Napi

- Penulis

Rabu, 4 Juni 2025 - 02:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Aparat gabungan dari Polri, TNI, dan pihak terkait menggelar razia besar-besaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Nabire pada Selasa malam (3/6), menyusul pelarian 19 narapidana yang terjadi sebelumnya. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 21.00 hingga 24.00 WIT ini dipimpin langsung oleh Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K.

Dalam operasi tersebut, sebanyak 235 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari anggota Polres Nabire, Polda Papua Tengah, Kodim Nabire, serta Satuan Brimob Kompi C Nabire. Razia juga dilakukan secara bersinergi dengan pihak Lapas Kelas II Nabire.

Kapolres dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga kuat digunakan untuk mendukung aktivitas ilegal di dalam lapas.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berhasil mengamankan 38 unit handphone berbagai jenis, senjata tajam seperti pisau dan parang, alat logam seperti gunting dan obeng, serta sejumlah noken. Beberapa barang ditemukan tersembunyi di kotak-kotak, ditanam di area tanaman belakang blok, serta di sekitar tempat tidur dan kamar mandi,” jelas AKBP Samuel.

Sebagian handphone juga ditemukan telah dilempar keluar blok, diduga untuk menghindari pemeriksaan. Selain itu, ditemukan pula barang-barang logam dalam karung yang belum sempat didistribusikan ke dalam blok tahanan.

Kapolres mengungkapkan bahwa barang bukti yang ditemukan, khususnya handphone, akan menjadi bahan pendalaman lebih lanjut oleh tim gabungan Reskrim Polres Nabire dan Polda Papua Tengah. Pendalaman ini diharapkan dapat mengarah pada pengungkapan jaringan atau pola komunikasi yang digunakan oleh para narapidana yang melarikan diri.

Baca Juga:  Wakil ketua III DPRPT Sony Bekies Kogoya Desak Pencabutan Izin Miras: “Jika Tak Ditindaklanjuti, Kami Akan Gerakkan Massa”

“Kami harap dari hasil penyelidikan ini bisa mengerucut ke pihak-pihak yang terlibat dalam pelarian 19 napi tersebut,”

AKBP Samuel juga mengimbau masyarakat untuk tidak takut memberikan informasi terkait keberadaan napi yang melarikan diri. Ia menyampaikan bahwa laporan masyarakat sangat penting untuk mempersempit ruang gerak para pelarian.

“Apabila ada masyarakat yang mengetahui informasi, kami mohon bantuannya. Jika merasa tidak nyaman memberikan informasi terbuka, silakan datang langsung kepada kami,” ujarnya.

Menanggapi pertanyaan terkait kemungkinan keterlibatan oknum petugas Lapas dalam kasus pelarian napi, Kapolres menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman.

“Jika memang ada keterlibatan oknum, kami akan tindak lanjuti sesuai prosedur dan berkoordinasi dengan pihak Lapas. Namun kami mohon waktu untuk proses penyelidikan ini,” tegasnya.

Kapolres memastikan bahwa kegiatan razia dan pencarian akan terus dilanjutkan hingga situasi sepenuhnya terkendali. Ia juga menegaskan kepada masyarakat agar tetap tenang dan melanjutkan aktivitas seperti biasa.

“Jangan takut, jangan risau. Kami pastikan seluruh kegiatan pengamanan berjalan optimal,” pungkasnya.

 

 

Papedanews

Berita Terkait

Luis Diduga Bos Besar Togel di Nabire, Jaringan Disebut Kuasai Lapangan polres Nabire, Polda Papua Tengah, entah kemana
Belum Selesai Dibacakan, Pelantikan Pejabat Nabire Terhenti dan Picu Kontroversi
Polres Mimika Ungkap Peredaran Sabu Sistem Tempel, Residivis Kembali Ditangkap
Wagub Papua Tengah Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Rakyat yang Mandiri dan Berkelanjutan
NU Nabire Imbau Warga Tak Terprovokasi Hoaks Jelang Aksi 7 April
ESDM Papua Tengah: LPG dan BBM Tetap Normal, Distribusi Energi Stabil
Pernyataan Korwil BGN Tuai Sorotan, Mitra SPPG 01 Seriwini Bantah Keras dan Ungkap Fakta Lapangan
ini kronologis pesawat Sriwijaya air Teck off malam hari di bandara douw aturure, salah satu penumpang Protes Layanan dan Kompensasi
Berita ini 293 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 14:37

Luis Diduga Bos Besar Togel di Nabire, Jaringan Disebut Kuasai Lapangan polres Nabire, Polda Papua Tengah, entah kemana

Jumat, 10 April 2026 - 08:13

Belum Selesai Dibacakan, Pelantikan Pejabat Nabire Terhenti dan Picu Kontroversi

Jumat, 10 April 2026 - 06:52

Polres Mimika Ungkap Peredaran Sabu Sistem Tempel, Residivis Kembali Ditangkap

Jumat, 10 April 2026 - 06:13

Wagub Papua Tengah Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Rakyat yang Mandiri dan Berkelanjutan

Minggu, 5 April 2026 - 16:44

NU Nabire Imbau Warga Tak Terprovokasi Hoaks Jelang Aksi 7 April

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:33

Pernyataan Korwil BGN Tuai Sorotan, Mitra SPPG 01 Seriwini Bantah Keras dan Ungkap Fakta Lapangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:19

ini kronologis pesawat Sriwijaya air Teck off malam hari di bandara douw aturure, salah satu penumpang Protes Layanan dan Kompensasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:46

Padukan Silaturahmi dan Konsolidasi, Ketua PCNU Nabire Safari Halal Bi Halal ke Dua Distrik

Berita Terbaru