PENTAHBISAN USKUP TIMIKA : SUKA CITA UMAT DAN PERNYATAAN GUBERNUR PAPUA TENGAH

- Penulis

Rabu, 14 Mei 2025 - 12:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timika Papua Tengah papedanews.com Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menghadiri dan memberikan sambutan dalam acara Pentahbisan Uskup Keuskupan Timika, yang dilangsungkan dengan penuh hikmat dan sukacita. Acara bersejarah ini ditandai dengan pentahbisan Pastor Bernardus Bofiwos Baru, O.S.A sebagai Uskup Timika yang baru, menggantikan mendiang Uskup pertama, Monsinyur John Philip Saklil, Pr.

Uskup Bernardus Bofiwos Baru diangkat oleh Paus Fransiskus pada 8 Maret 2025 pukul 20.00 WIT melalui penunjukan resmi oleh Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, Monsinyur Piero Pioppo. Uskup Baru memilih moto tahbisannya “Ego Sum Ostium” atau “Aku adalah Pintu”, yang menggambarkan Kristus sebagai jalan keselamatan dan penghubung antara manusia dengan Allah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menyampaikan rasa syukur atas pengangkatan Uskup yang merupakan putra asli Papua kedua dalam sejarah Gereja Katolik Indonesia. Ia juga memberikan apresiasi atas perjalanan panjang Keuskupan Timika, termasuk masa kekosongan selama lima tahun tujuh bulan setelah wafatnya Uskup Saklil pada 3 Agustus 2019.

“Kami menyampaikan ucapan selamat atas tahbisan Bapak Uskup. Ini adalah sukacita besar, bukan hanya bagi Keuskupan Timika, tetapi juga bagi Gereja Universal dan seluruh masyarakat yang tersebar di 8 kabupaten Provinsi Papua Tengah serta 4 kabupaten di Provinsi Papua,” ujar Nawipa.

Gubernur menyampaikan harapan agar Uskup Baru dapat menjadi “pintu keselamatan” di berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta menjadi pembawa kedamaian dalam situasi konflik. Ia juga mengajak semua pihak untuk mendukung pelayanan sang Uskup sebagai pemimpin yang melayani dan membawa kehangatan, seperti filosofi Tungku Api yang digagas Uskup Saklil.

Baca Juga:  BIADAP ! Kasus pencabulan anak di bawah umur, ini penjelasan kasat Reskrim polres Nabire

Dalam kesempatan tersebut, Nawipa juga menyampaikan penghormatan kepada mendiang Uskup Saklil:

 

“Kini engkau sudah berbahagia di surga. Namun, karyamu kami kenang. Engkau meletakkan dasar Keuskupan Timika dan menggagas Gerakan Tungku Api (GERTAK/Owaida) yang mengajarkan kami untuk hidup dari mengelola tanah, bukan menjualnya.”

 

Ia turut memberikan penghargaan khusus kepada Pastor Marten Ekowai Bui Kuayo yang selama lebih dari lima tahun menjalankan tugas pelayanan Keuskupan Timika di tengah kekosongan tahta.

Acara pentahbisan turut dihadiri berbagai tokoh penting, termasuk Duta Besar Vatikan, para uskup dari seluruh Indonesia, Gubernur dari enam provinsi se-Tanah Papua, para bupati, pimpinan ordo dan tarekat, serta perwakilan gereja-gereja Kristen lain di Tanah Papua. Perwakilan umat dari berbagai latar belakang etnis, suku, budaya, agama, dan pendidikan juga hadir dalam suasana penuh persaudaraan dan persatuan.

Sambutan ditutup dengan ucapan terima kasih dan harapan akan terus terjalinnya sinergi antara Gereja dan Pemerintah demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

“Marilah kita saling mendukung dalam doa agar pelayanan kita dapat berjalan dengan baik,” pungkas Gubernur.

 

 

M irpan

Berita Terkait

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru
Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”
Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta
Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas
Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.
BREAKING NEWS: Video Adu Fisik Pelajar di Lorong Tengah Klinik Gresli Beredar, Identitas Masih Diverifikasi
DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.
Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:57

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:44

Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:45

Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46

Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05

Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.

Senin, 28 September 2026 - 07:44

DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.

Rabu, 23 September 2026 - 12:44

Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 07:10

Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

Berita Terbaru