Yoti Gire: Tokoh Pemuda Puncak Jaya Seruhkan Hargai Proses Hukum & Jaga Puncak Jaya Sebagai Tanah Injil Dan Rumah Aman Bagi Semua

- Penulis

Selasa, 29 April 2025 - 03:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puncak Jaya,Papua Tengah,Papedanews.com–
Salah satu tokoh pemuda dan intelektual Kabupaten Puncak Jaya, yoti Gire mengimbau seluruh masyarakat di wilayah tersebut untuk menghormati proses hukum yang sedang berlangsung terkait sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Mahkamah Konstitusi (MK).Dalam pernyataannya, yoti gire menegaskan bahwa Kabupaten Puncak Jaya, yang terdiri atas 26 distrik dan 302 kampung, harus tetap menjaga kedamaian dan ketertiban sosial di tengah proses demokrasi ini. Ia mengingatkan bahwa perselisihan hasil Pilkada yang kini ditangani MK merupakan bagian dari mekanisme demokrasi yang sah, dan wajib dihormati oleh semua pihak.

“Kepada seluruh masyarakat Puncak Jaya, saya mengimbau agar menghargai proses hukum yang tengah berlangsung. Ini adalah bagian dari demokrasi, dan kita semua harus menahan diri serta menghormatinya,” ujar yoti Gire.

Baca Juga:  Musprov KONI Papua Tengah Digelar Bulan Juni, Panitia Minta Dukungan Penuh Semua Pihak

Lebih lanjut, ia juga meminta kepada seluruh tim sukses dari kedua pasangan calon (Paslon) untuk tidak menyebarkan isu-isu hoaks maupun provokasi yang dapat mengganggu tatanan sosial dan budaya masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mari kita hindari penyebaran informasi yang tidak benar dan tidak terpancing provokasi. Kita harus menjaga Puncak Jaya sebagai tanah Injil dan rumah yang aman bagi semua,” tambahnya.

Yoti Gire menutup imbauannya dengan doa agar Tuhan senantiasa memberkati seluruh masyarakat Puncak Jaya dalam menjaga persatuan dan keamanan di wilayah tersebut.

“Shalom, Biwao, Kinaona, Wah, wah, wah, wah. Tuhan memberkati kita semua,” tutupnya.

( papedanews )

Berita Terkait

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Respons Cepat Pemprov Papua Tengah, Dinkes Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Berita ini 163 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru