Waspada! Uang Palsu Pecahan Rp50.000 Beredar di Nabire

- Penulis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 07:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah Papedanews.com Seorang warga dan pelaku usaha kios di wilayah Samabusa Kabupaten Nabire, mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat bertransaksi tunai, menyusul ditemukannya peredaran uang palsu pecahan Rp50.000.

Dalam unggahan video yang dikirim ke awak media papedanews. pemilik kios Nasrudin, mengungkapkan bahwa kejadian ini terjadi pada malam sebelumnya, saat kiosnya sedang ramai pembeli. Karena situasi sibuk, ia tidak sempat memeriksa keaslian uang yang diterimanya dari salah satu pembeli. Belakangan diketahui bahwa uang tersebut ternyata palsu.

 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sibuk melayani pembeli, jadi tidak memperhatikan keaslian uangnya. Ternyata sudah ada modus baru beredar uang palsu pecahan Rp50.000. Sekilas sangat mirip dengan aslinya, hanya berbeda sedikit di ketebalan dan tekstur,” ujarnya.

Baca Juga:  PLN Siapkan 11 Titik Pembangunan Jaringan Listrik di Papua Tengah

 

Ia berharap kejadian ini bisa menjadi perhatian bagi masyarakat Nabire agar lebih waspada dan teliti saat menerima uang tunai, terutama pecahan Rp50.000.

“Postingan ini saya buat agar masyarakat bisa berhati-hati terhadap peredaran uang palsu. Semoga kita semua lebih waspada dan tidak ada lagi yang menjadi korban,” tambahnya.

Warga juga diimbau untuk segera melaporkan ke pihak berwajib jika menemukan atau menerima uang yang diduga palsu, agar peredaran uang palsu di Nabire dapat segera ditindaklanjuti.

Berita Terkait

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.
Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai
Kedudukan KAPP Pusat Ditegaskan Tetap Berada di Provinsi Papua
Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!
Wakil Ketua DPRK Nabire Bantu SD YPK Moor dan Serap Aspirasi Sekolah
Kerusuhan di Stadion Papua Bangkit, Puluhan Kendaraan dan HP Anggota Polisi Dilaporkan Hilang dan Terbakar
Gubernur Papua Tengah Siap Tertibkan Kegiatan Tambang Ilegal
Resahkan Warga, Aksi Konvoi Kelulusan Pelajar Dihentikan Polres Nabire
Berita ini 148 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:07

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.

Senin, 18 Mei 2026 - 18:59

Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:20

Kedudukan KAPP Pusat Ditegaskan Tetap Berada di Provinsi Papua

Senin, 11 Mei 2026 - 14:36

Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:56

Wakil Ketua DPRK Nabire Bantu SD YPK Moor dan Serap Aspirasi Sekolah

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:50

Gubernur Papua Tengah Siap Tertibkan Kegiatan Tambang Ilegal

Senin, 4 Mei 2026 - 13:47

Resahkan Warga, Aksi Konvoi Kelulusan Pelajar Dihentikan Polres Nabire

Kamis, 30 April 2026 - 01:49

DPRK Nabire Gelar Rapat Dengar Pendapat Bahas Penertiban Togel dan Miras, Tokoh Adat hingga Gereja Desak Penindakan Tegas

Berita Terbaru