SOROTAN !!! Media di Papua Tengah Dinilai Kehilangan Independensi

- Penulis

Minggu, 24 Agustus 2025 - 08:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua Tengah papedanews.com Kondisi media di Papua Tengah kembali menjadi sorotan. Sejumlah pihak menilai media yang ada di provinsi baru ini semakin kehilangan fungsi utamanya sebagai ruang publik yang aman dan independen.

Isani, seorang pemerhati media di Papua Tengah, dalam unggahan nya bahwa hampir seluruh media di wilayah Papua Tengah tersebut lebih banyak berperan sebagai corong pemerintah dibanding melayani kebutuhan informasi publik. Ia menyebut, ruang untuk menyuarakan realitas sosial, ekonomi, budaya, maupun politik kini semakin menyempit dari hari ke hari.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berita-berita sudah kehilangan prinsip-prinsip dasar jurnalisme, yakni kebenaran, verifikasi, independensi, dan keberimbangan,” ujarnya dalam sebuah unggahan media sosial, Minggu (24/8/2025).

Baca Juga:  Sentuh Luka Kemanusiaan di Puncak, Gubernur dan wakil gubernur Papua Tengah Pastikan Korban Terlindungi dan Masa Depan Anak-anak Terjaga

Menurutnya, media tidak bisa dilepaskan dari politik redaksi, kualitas isi, serta keberpihakan. Karena itu, media selalu diuji dalam perjalanannya: apakah hadir untuk melayani masyarakat atau sekadar menjadi corong penguasa.

 

“Waktu yang terus berjalan ini sedang dan akan terus menguji media di Papua Tengah,” tegas Isani.

Sorotan ini menjadi pengingat bagi insan pers di Papua Tengah untuk kembali pada jati diri jurnalisme yang berlandaskan kepentingan publik, bukan kepentingan kekuasaan.

Berita Terkait

Sentuh Luka Kemanusiaan di Puncak, Gubernur dan wakil gubernur Papua Tengah Pastikan Korban Terlindungi dan Masa Depan Anak-anak Terjaga
NGERI.!! Beredar chat di salah satu grup ,terkait terafiliasi jaringan mafia togel
Ini wajah Suroso pengelola Tambang ilegal di kali Cemara, kilometer 38
Luis Diduga Bos Besar Togel di Nabire, Jaringan Disebut Kuasai Lapangan polres Nabire, Polda Papua Tengah, entah kemana
Belum Selesai Dibacakan, Pelantikan Pejabat Nabire Terhenti dan Picu Kontroversi
Polres Mimika Ungkap Peredaran Sabu Sistem Tempel, Residivis Kembali Ditangkap
Wagub Papua Tengah Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Rakyat yang Mandiri dan Berkelanjutan
NU Nabire Imbau Warga Tak Terprovokasi Hoaks Jelang Aksi 7 April
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:32

Sentuh Luka Kemanusiaan di Puncak, Gubernur dan wakil gubernur Papua Tengah Pastikan Korban Terlindungi dan Masa Depan Anak-anak Terjaga

Kamis, 16 April 2026 - 09:26

NGERI.!! Beredar chat di salah satu grup ,terkait terafiliasi jaringan mafia togel

Rabu, 15 April 2026 - 12:59

Ini wajah Suroso pengelola Tambang ilegal di kali Cemara, kilometer 38

Selasa, 14 April 2026 - 14:37

Luis Diduga Bos Besar Togel di Nabire, Jaringan Disebut Kuasai Lapangan polres Nabire, Polda Papua Tengah, entah kemana

Jumat, 10 April 2026 - 08:13

Belum Selesai Dibacakan, Pelantikan Pejabat Nabire Terhenti dan Picu Kontroversi

Jumat, 10 April 2026 - 06:13

Wagub Papua Tengah Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Rakyat yang Mandiri dan Berkelanjutan

Minggu, 5 April 2026 - 16:44

NU Nabire Imbau Warga Tak Terprovokasi Hoaks Jelang Aksi 7 April

Sabtu, 4 April 2026 - 09:25

ESDM Papua Tengah: LPG dan BBM Tetap Normal, Distribusi Energi Stabil

Berita Terbaru