SLB Matahari Raih Juara 1 Kompetisi Guru SLB Se-Papua Tengah

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 14:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Sebuah kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Papua Tengah. Sekolah Luar Biasa (SLB) Matahari, yang baru tiga tahun berdiri di Kabupaten Nabire, sukses menorehkan prestasi gemilang. Salah satu gurunya, Maria Yetiasaputri Kapitarauw, S.Sos., M.M., AWP, berhasil meraih Juara 1 dalam Kompetisi Guru SLB se-Papua Tengah yang digelar oleh Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah di Hotel Gets Nabire.

 

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Papua Tengah, Piet Nawipa, mewakili Kepala Dinas.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski masih terhitung muda sebagai lembaga pendidikan, SLB Matahari mampu membuktikan diri. Dedikasi dan kerja keras para guru menjadi kunci di balik keberhasilan ini.

 

Baca Juga:  Wakil ketua III DPRPT Sony Bekies Kogoya Ultimatum Bupati: Cabut Izin Miras atau Kami Turunkan Massa"

“Ini adalah anugerah yang luar biasa. Kami tidak pernah menyangka bisa meraih penghargaan sebesar ini, apalagi di tengah segala keterbatasan yang ada,” ungkap Ibu Maria

Baginya, kemenangan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan hasil perjuangan bersama. “Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh tim di SLB Matahari. Kami akan terus berjuang agar anak-anak difabel di Papua Tengah bisa mendapatkan pendidikan yang layak dan masa depan yang lebih cerah,” tambahnya.

Keberhasilan SLB Matahari menjadi bukti bahwa ketulusan hati dan semangat pantang menyerah mampu melampaui segala keterbatasan. Lebih dari sekadar prestasi, kemenangan ini adalah harapan baru bagi pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus di tanah Papua Tengah.

Berita Terkait

Kedudukan KAPP Pusat Ditegaskan Tetap Berada di Provinsi Papua
Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!
Wakil Ketua DPRK Nabire Bantu SD YPK Moor dan Serap Aspirasi Sekolah
Kerusuhan di Stadion Papua Bangkit, Puluhan Kendaraan dan HP Anggota Polisi Dilaporkan Hilang dan Terbakar
Gubernur Papua Tengah Siap Tertibkan Kegiatan Tambang Ilegal
Resahkan Warga, Aksi Konvoi Kelulusan Pelajar Dihentikan Polres Nabire
DPRK Nabire Gelar Rapat Dengar Pendapat Bahas Penertiban Togel dan Miras, Tokoh Adat hingga Gereja Desak Penindakan Tegas
Intelektual Muda Moni Laurensius Zonggonau Serukan Keteguhan di Tengah Isu Pembatalan Kabupaten Moni
Berita ini 68 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:20

Kedudukan KAPP Pusat Ditegaskan Tetap Berada di Provinsi Papua

Senin, 11 Mei 2026 - 14:36

Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:56

Wakil Ketua DPRK Nabire Bantu SD YPK Moor dan Serap Aspirasi Sekolah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:13

Kerusuhan di Stadion Papua Bangkit, Puluhan Kendaraan dan HP Anggota Polisi Dilaporkan Hilang dan Terbakar

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:50

Gubernur Papua Tengah Siap Tertibkan Kegiatan Tambang Ilegal

Kamis, 30 April 2026 - 01:49

DPRK Nabire Gelar Rapat Dengar Pendapat Bahas Penertiban Togel dan Miras, Tokoh Adat hingga Gereja Desak Penindakan Tegas

Rabu, 29 April 2026 - 10:23

Intelektual Muda Moni Laurensius Zonggonau Serukan Keteguhan di Tengah Isu Pembatalan Kabupaten Moni

Rabu, 29 April 2026 - 07:37

Jelang Hari Buruh, Ribuan Karyawan PT Nabire Baru Berkomitmen Jaga Keamanan Papua Tengah

Berita Terbaru