Sekretaris Umum pencaker 8 Kabupaten, Estralita Hawar: ” aspirasi kepolisian keamanan baik Tertib tanpa kericuhan

- Penulis

Senin, 15 September 2025 - 12:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah Papedanews.com Aksi yang digelar pencaker ,perwakilan masyarakat dari delapan kabupaten di Papua berlangsung dengan aman dan kondusif. Hal itu disampaikan langsung oleh Estralita Hawar, Sekretaris Umum untuk delapan kabupaten, yang juga hadir dan memberikan keterangan terkait jalannya aksi.

Menurut Estralita, keberadaan aparat keamanan di lokasi sama sekali tidak mengganggu jalannya kegiatan. Bahkan, pihaknya mengaku mendapat respon positif serta koordinasi yang baik.

 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau untuk keamanan, sama sekali tidak ada yang mengganggu kami. Kami terima dengan baik, koordinasi juga berjalan lancar. Jadi tidak ada rasa kecewa atau terganggu,” ujarnya.

 

 

Estralita menilai pengamanan yang dilakukan aparat cukup baik sehingga kegiatan berjalan tertib tanpa kericuhan.

 

“Bagi saya pribadi, pengamanan ini lebih bagus. Aman, tidak ricuh. Jadi ketika polisi datang, kami juga tidak kaget. Itu sudah hal biasa, kami menerima dengan tenang,” jelasnya.

Baca Juga:  CEO Gama Persada Group: Papua Punya Potensi Luar Biasa, Saatnya “Level Up”

 

 

Meski begitu, ia juga menyampaikan rasa lelah dan pengorbanan yang dirasakan selama mengikuti aksi ini.

 

“Kalau mau bilang capek, memang saya sudah capek. Lelah, tahan lapar, tahan haus. Anak-anak saya tinggal di rumah, tidak sempat diperhatikan, hanya demi perjuangan ini,” tuturnya

 

 

Estralita berharap, apa yang menjadi aspirasi masyarakat dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait, khususnya Kepala BKPSDM, agar tidak terus berlarut-larut.

 

“Harapan kami ke depan, cobalah ambil kebijakan yang terbaik. Kami bukan datang mengemis di tanah orang, ini tanah kami sendiri. Kami tidak pergi ke Jawa untuk mencari makan, kami di Papua. Jadi tolonglah lihat kami, anak-anak Papua,” tegasnya.

Sebagai penutup, Estralita menegaskan bahwa perjuangan ini bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk masa depan masyarakat Papua secara keseluruhan.

Berita Terkait

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.
Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai
Kedudukan KAPP Pusat Ditegaskan Tetap Berada di Provinsi Papua
Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!
Wakil Ketua DPRK Nabire Bantu SD YPK Moor dan Serap Aspirasi Sekolah
Kerusuhan di Stadion Papua Bangkit, Puluhan Kendaraan dan HP Anggota Polisi Dilaporkan Hilang dan Terbakar
Gubernur Papua Tengah Siap Tertibkan Kegiatan Tambang Ilegal
Resahkan Warga, Aksi Konvoi Kelulusan Pelajar Dihentikan Polres Nabire
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:07

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.

Senin, 18 Mei 2026 - 18:59

Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:20

Kedudukan KAPP Pusat Ditegaskan Tetap Berada di Provinsi Papua

Senin, 11 Mei 2026 - 14:36

Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:56

Wakil Ketua DPRK Nabire Bantu SD YPK Moor dan Serap Aspirasi Sekolah

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:50

Gubernur Papua Tengah Siap Tertibkan Kegiatan Tambang Ilegal

Senin, 4 Mei 2026 - 13:47

Resahkan Warga, Aksi Konvoi Kelulusan Pelajar Dihentikan Polres Nabire

Kamis, 30 April 2026 - 01:49

DPRK Nabire Gelar Rapat Dengar Pendapat Bahas Penertiban Togel dan Miras, Tokoh Adat hingga Gereja Desak Penindakan Tegas

Berita Terbaru