Sekretaris Perbasi mimika Reddy: Tidak dapat dukungan anggaran dari Pemda timika, atlet timika tidak mengikuti multi event basketball

- Penulis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 13:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timika Papua Tengah papedanews.com Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Mimika harus menelan pil pahit karena para atlet muda mereka tidak bisa ikut dalam perhelatan Multi Event Basketball Provinsi Papua Tengah yang diselenggarakan mulai tanggal 29-1 November 2025.

 

Sekretaris Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Mimika Reddy Wijaya menjelaskan Multi event ini sudah berlangsung di tahun ketiga.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Tahun pertama dan kedua dulu masing-masing kabupaten hadir didukung oleh provinsi, dan tahun ketiga ini dikembalikan ke daerah atau ke Pemkab masing-masing, untuk biaya dan semua anggaran,” kata Reddy kepada media ini, Kamis (30/10/2025).

 

Reddy menyayangkan hal tersebut sebab mulai tahun pertama dan kedua, Mimika sudah meraih juara umum dua kali berturut-turut, namun tahun ketiga karena tidak tersedianya anggaran dari Pemerintah Kabupaten Mimika sehingga mereka tidak bisa mengikuti event tersebut.

 

“Dari saya pribadi sangat sedih dan menyayangkan hal ini karena ini merupakan mimpi-mimpi adik-adik (atlet) kita yang hanya bisa ikut di periode tahun ini,” ungkapnya.

 

Reddy menjelaskan kalaupun nantinya tahun depan mereka bisa ikut, maka pemainnya akan berbeda.

 

“Berarti dari junior-juniornya yang akan ikut main. Karena tiap tahun kan beda pemain dilihat dari usia,” terangnya.

Baca Juga:  Momentum Hari Anti Korupsi Sedunia, Polres Nabire Tuntaskan Kasus Korupsi PLTS Distrik Moora: Negara Rugi Rp 785 Juta

 

Situasi ini kata Reddy mengubur mimpi-mimpi anak-anak yang harusnya bisa bermain di tahun 2025. Padahal mereka sudah mempersiapkan diri dengan giat berlatih sejak awal tahun 2025.

 

“Mimpi mereka akhirnya putus dijalan.

Mereka kan sudah latihan dari awal tahun ini. Tahun depan misalkan Mimika bisa ikut dan sudah dianggarkan Pemkab, itukan pemain juga sudah beda lagi,” jelasnya.

 

Dikatakan, Multi event ini ajang untuk para pemain muda untuk mendapatkan reward sebagai modal untuk terus berkembang ketika berada di tingkat mahasiswa.

 

Reddy mengungkapkan, dari Perbasi sudah berkomunikasi dengan Pemkab Mimika terkait situasi ini. Namun tidak tersedia anggaran untuk mengikuti event tersebut.

 

“Mau kecewa, ya tetap semua kecewa, karena tidak bisa diulang lagi, tahun depan kan mungkin ada, tapi kan mimpinya anak-anak untuk tahun ini kan tidak dapat,” pungkasnya.

 

Untuk diketahui, Multi Event Basketball Papua Tengah berlangsung di Lapangan Basket SMA Negeri 1 Nabire, dengan pembagian grup A terdiri dari Kabupaten Dogiyai, Intan Jaya, Puncak Jaya, dan Nabire. Sementara grup B terdiri dari Kabupaten Deiyai, Paniai dan Puncak

Berita Terkait

DPR Papua Tengah Nilai Pengamanan Aksi di Nabire Sangat Baik , Kapolres Nabire patut di jadikan contoh bagi Kapolres lain
NGERI.!! Beredar chat di salah satu grup ,terkait terafiliasi jaringan mafia togel
Luis Diduga Bos Besar Togel di Nabire, Jaringan Disebut Kuasai Lapangan polres Nabire, Polda Papua Tengah, entah kemana
Polres Mimika Ungkap Peredaran Sabu Sistem Tempel, Residivis Kembali Ditangkap
Wagub Papua Tengah Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Rakyat yang Mandiri dan Berkelanjutan
NU Nabire Imbau Warga Tak Terprovokasi Hoaks Jelang Aksi 7 April
ESDM Papua Tengah: LPG dan BBM Tetap Normal, Distribusi Energi Stabil
Pernyataan Korwil BGN Tuai Sorotan, Mitra SPPG 01 Seriwini Bantah Keras dan Ungkap Fakta Lapangan
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:31

DI WAROPEN !! Gubernur Papua Terima Dokumen Perizinan Koperasi didat merah putih

Senin, 18 Mei 2026 - 19:07

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.

Senin, 18 Mei 2026 - 18:59

Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:20

Kedudukan KAPP Pusat Ditegaskan Tetap Berada di Provinsi Papua

Senin, 11 Mei 2026 - 14:36

Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:13

Kerusuhan di Stadion Papua Bangkit, Puluhan Kendaraan dan HP Anggota Polisi Dilaporkan Hilang dan Terbakar

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:50

Gubernur Papua Tengah Siap Tertibkan Kegiatan Tambang Ilegal

Senin, 4 Mei 2026 - 13:47

Resahkan Warga, Aksi Konvoi Kelulusan Pelajar Dihentikan Polres Nabire

Berita Terbaru