SEDIH ; Sudah Dua Hari Aliansi Honorer memasang tenda Di Halaman Kantor BKD Kab. Nabire.

- Penulis

Kamis, 18 September 2025 - 13:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com  Setelah kurang lebih dua tahun, memasuki tahun ketiga perjuangan, Aliansi Honorer Kabupaten Nabire kembali menyuarakan aspirasi mereka. Hingga malam ini, para honorer masih bertahan di bawah tenda yang dipasang di halaman kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Nabire, sebagai bentuk penyampaian keberpihakan kepada Formasi Non ASN  PPPK tahap 1 tahun 2024.

memasuki tahun 2025 kami kembali menyuarakan aspirasi kepada Bapak Bupati Nabire melalui Kepala BKPSDM kab Nabire  malam ini, bahwa sebagai peserta  Non ASN tahun 2024,  menyampaikan pesan sesuai amanah Undang-undang 

Koordinator aksi fied nabod,  menyampaikan bahwa langkah ini terpaksa dilakukan sebagai bentuk penegasan dan pengawalan terhadap kebijakan pemerintah pusat, khususnya terkait dengan pengusulan Non-ASN.

“Sejujurnya, Menurut Edaran  MENPAN RB Nomor :B/4014/M.SM.01.00/2025 dan Nomor : 13834/B-KS.04.01/SD/D/2025 tentang jadwal pengangkatan PPPK Paruh Waktu tersisa 3 hari, apabila hingga malam ini kami belum mendapat jawaban pasti dari Bupati Nabire, Kami tidak akan menurunkan tenda sampai ada jawaban yang pasti kepada nasib PPPK Paruh Waktu tahun 2024. Ini soal hak dan kesejahteraan yang harus diberikan kepada anak-anak bangsa yang sudah mengabdikan diri,” ujarnya.

 

“Kami sudah bertahan dua malam, menjelang hari ketiga. Tapi sampai sekarang belum ada suara atau keputusan dari Bupati. Jumlah yang terdampak ini sekitar 200 lebih. Kenapa harus sesulit ini diselesaikan?” lanjutnya.

 

Aliansi menegaskan bahwa aksi mereka bukan bentuk protes yang bertentangan dengan aturan negara, melainkan upaya untuk mengingatkan pemerintah agar segera menindaklanjuti amanah undang-undang,

“Kami tidak akan keluar dari halaman kantor BKD sampai ada keputusan yang jelas. Kami hanya menuntut hak, agar peserta ASN Paruh Waktu PPPK bisa merasakan kesejahteraan dan tetap ikut berkontribusi membangun daerah ini,” tegasnya.

 

Lebih lanjut fied nabod menambahkan Aliansi juga mengingatkan bahwa para tenaga honorer yang berjuang saat ini berasal dari berbagai latar belakang usia, mulai dari 20 tahun hingga 50 tahun, yang selama ini telah mendedikasikan diri untuk pelayanan publik.

Mereka berharap, pemerintah daerah maupun pusat segera merespons tuntutan ini dengan serius.

“Harapan kami sederhana: pemerintah wajib menjawab bagian ini, agar kami bisa bersama-sama membangun daerah ini dengan tenang dan sejahtera,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditulis awak media belum mempunyai keterangan resmi dari dinas terkait , awak media tidak mempunyai nomor dari dinas terkait

Berita Terkait

KEPALA SUKU MAJAPAHIT HADIRI SYUKURAN HUT KE-54 KELURAHAN GIRIMULYO
Wagub Papua Tengah Hadiri Entry Meeting Pemeriksaan LKPD Tahun 2025 di Bali
Anggota DPR Papua Tengah NEKIRON WONDA Hadiri Perayaan HUT GIDI ke-63 di Kimi
Anggota DPR Papua Tengah Nikiron Wonda Hadiri Perayaan HUT GIDI ke-63 di Kimi
Ketua LMA Tujuh Suku Meyah Tegas Tolak Aktivitas APRI di Waprasmasi Manokwari
Anggota DPRK Intan Jaya Desak Percepatan Pembangunan Jalan Paniai–Intan Jaya
Sejarah Baru di Papua Tengah, Matahari Difable Centre Nabire Resmi Dibuka sebagai Pusat Rujukan Inklusi Pertama di Tanah Papua
Ketua PCNU Nabire Berikan Sambutan pada Pembaiatan dan Tasyakuran Anggota Baru Pagar Nusa
Berita ini 461 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:13

KEPALA SUKU MAJAPAHIT HADIRI SYUKURAN HUT KE-54 KELURAHAN GIRIMULYO

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:06

Wagub Papua Tengah Hadiri Entry Meeting Pemeriksaan LKPD Tahun 2025 di Bali

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:48

Anggota DPR Papua Tengah NEKIRON WONDA Hadiri Perayaan HUT GIDI ke-63 di Kimi

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:59

Anggota DPR Papua Tengah Nikiron Wonda Hadiri Perayaan HUT GIDI ke-63 di Kimi

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:58

Ketua LMA Tujuh Suku Meyah Tegas Tolak Aktivitas APRI di Waprasmasi Manokwari

Selasa, 10 Februari 2026 - 02:35

Sejarah Baru di Papua Tengah, Matahari Difable Centre Nabire Resmi Dibuka sebagai Pusat Rujukan Inklusi Pertama di Tanah Papua

Minggu, 8 Februari 2026 - 08:26

Ketua PCNU Nabire Berikan Sambutan pada Pembaiatan dan Tasyakuran Anggota Baru Pagar Nusa

Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:34

Sat Reskrim Polres Nabire Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Perkara Pencurian dan Penadahan ke Kejaksaan

Berita Terbaru