Rumah Sakit Jiwa di Papua Tengah Harus Menjadi Prioritas Pembangunan Kesehatan

- Penulis

Kamis, 1 Mei 2025 - 14:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Pemerintah Provinsi Papua Tengah segera untuk memprioritaskan pembangunan rumah sakit jiwa sebagai bagian penting dari sistem layanan kesehatan di wilayah ini. Desakan ini muncul dari berbagai kalangan yang menyoroti minimnya fasilitas kesehatan jiwa di provinsi baru ini, padahal kebutuhan masyarakat sangat besar.

Papua Tengah yang terdiri dari berbagai kabupaten seperti Nabire, Paniai, Dogiyai, dan Deiyai, memiliki tantangan sosial dan budaya yang kompleks. Perubahan sosial yang cepat, trauma konflik, dan keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan menjadi faktor utama yang memicu meningkatnya gangguan kesehatan jiwa di masyarakat.

Anggota DPRK Nabire Dina Misiro saat di temui awak media papedanews menjelaskan “Saat ini, jika ada masyarakat yang mengalami gangguan jiwa berat, mereka harus dirujuk ke luar provinsi seperti Jayapura atau Makassar. Ini bukan hanya mahal, tapi juga tidak manusiawi bagi keluarga mereka,” ujar Dina Misiro.

Dina juga menekankan pentingnya pendekatan budaya dalam menangani isu kesehatan jiwa. “Masyarakat Papua Tengah memiliki kearifan lokal yang dapat mendukung proses penyembuhan, asal difasilitasi dengan baik oleh sistem kesehatan yang berpihak kepada rakyat,” tambahnya.

Pembangunan rumah sakit jiwa di Papua Tengah tidak hanya akan memberikan akses layanan kesehatan mental yang layak, tetapi juga merupakan bentuk perlindungan terhadap hak asasi manusia. Para aktivis dan pemerhati kesehatan masyarakat menegaskan bahwa investasi pada layanan kesehatan jiwa adalah investasi jangka panjang bagi stabilitas dan kemajuan daerah.

Mereka juga berharap agar pemerintah daerah menggandeng kementerian terkait, tenaga medis profesional, dan lembaga sosial dalam merancang sistem pelayanan kesehatan jiwa yang sesuai dengan kearifan lokal dan kebutuhan masyarakat Papua Tengah.

 

 

Papedanews

Berita Terkait

Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai
Kedudukan KAPP Pusat Ditegaskan Tetap Berada di Provinsi Papua
Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!
Wakil Ketua DPRK Nabire Bantu SD YPK Moor dan Serap Aspirasi Sekolah
Kerusuhan di Stadion Papua Bangkit, Puluhan Kendaraan dan HP Anggota Polisi Dilaporkan Hilang dan Terbakar
Gubernur Papua Tengah Siap Tertibkan Kegiatan Tambang Ilegal
Resahkan Warga, Aksi Konvoi Kelulusan Pelajar Dihentikan Polres Nabire
DPRK Nabire Gelar Rapat Dengar Pendapat Bahas Penertiban Togel dan Miras, Tokoh Adat hingga Gereja Desak Penindakan Tegas
Berita ini 150 kali dibaca
Tag :

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:07

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.

Senin, 18 Mei 2026 - 18:59

Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:20

Kedudukan KAPP Pusat Ditegaskan Tetap Berada di Provinsi Papua

Senin, 11 Mei 2026 - 14:36

Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:56

Wakil Ketua DPRK Nabire Bantu SD YPK Moor dan Serap Aspirasi Sekolah

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:50

Gubernur Papua Tengah Siap Tertibkan Kegiatan Tambang Ilegal

Senin, 4 Mei 2026 - 13:47

Resahkan Warga, Aksi Konvoi Kelulusan Pelajar Dihentikan Polres Nabire

Kamis, 30 April 2026 - 01:49

DPRK Nabire Gelar Rapat Dengar Pendapat Bahas Penertiban Togel dan Miras, Tokoh Adat hingga Gereja Desak Penindakan Tegas

Berita Terbaru