Oknum Satpol PP Papua Tengah Tabrak Lari dalam Kondisi Miras, Aniaya Anggota POM dan Caci Wartawan

- Penulis

Senin, 4 Agustus 2025 - 11:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Senin 4 Agustus 2025 — “Ketika kekuasaan tak lagi diiringi tanggung jawab, maka hukum dan keadilan harus turun tangan membetulkannya.” Ungkapan ini terasa relevan dengan insiden memalukan yang terjadi di Nabire, ketika seorang oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua Tengah diduga melakukan aksi tabrak lari dalam kondisi mabuk minuman keras (miras), pada Senin sore sekitar pukul 17.00 WIT di kawasan pertokoan Oyehe.

Kejadian bermula saat pelaku yang mengemudikan mobil menabrak seorang pengendara motor jenis Yamaha Fazzio dan kemudian mencoba melarikan diri dari lokasi. Aksi tersebut sontak menarik perhatian seorang wartawan papedanews yang kebetulan melintas di tempat kejadian dan langsung melakukan pengejaran untuk menghentikan pelaku.

 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekitar lima menit kemudian, seorang anggota Polisi Militer (POM) bernama David tiba di lokasi untuk memberikan bantuan. Saat dikonfirmasi di tempat, pelaku dengan enteng mengakui bahwa dirinya memang dalam pengaruh minuman keras sejak malam sebelumnya.

Namun, alih-alih bersikap kooperatif, oknum tersebut justru menunjukkan sikap agresif. Ia memaki wartawan dan secara emosional memukul anggota POM David hingga mengenai bagian mulutnya.

Baca Juga:  Polda Papua Tengah Amankan Anak Perempuan di bawah umur, di lokalisasi samabusa

“Kami hanya mencoba menghentikan dia agar tidak membahayakan pengguna jalan lain, tapi malah disambut dengan makian dan kekerasan,” ungkap wartawan yang ikut mengejar pelaku.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai identitas pelaku maupun langkah hukum yang akan diambil. Warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut mendesak agar proses hukum dilakukan secara tegas dan transparan.

“Kami minta ada ketegasan. Ini mencoreng nama baik Satpol PP dan mencederai rasa keadilan masyarakat,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Dua korban tabrak lari dilaporkan mengalami luka di bagian tangan, kaki, dan punggung. Saat ini keduanya tengah menjalani perawatan di Klinik Gresli.

Sementara itu, upaya awak media untuk mengonfirmasi kejadian ini kepada Kepala Satpol PP Provinsi Papua Tengah melalui pesan WhatsApp belum mendapat tanggapan hingga berita ini ditayangkan

Berita Terkait

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.
Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai
Kedudukan KAPP Pusat Ditegaskan Tetap Berada di Provinsi Papua
Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!
Wakil Ketua DPRK Nabire Bantu SD YPK Moor dan Serap Aspirasi Sekolah
Kerusuhan di Stadion Papua Bangkit, Puluhan Kendaraan dan HP Anggota Polisi Dilaporkan Hilang dan Terbakar
Gubernur Papua Tengah Siap Tertibkan Kegiatan Tambang Ilegal
Resahkan Warga, Aksi Konvoi Kelulusan Pelajar Dihentikan Polres Nabire
Berita ini 969 kali dibaca
Tag :

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:07

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.

Senin, 18 Mei 2026 - 18:59

Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:20

Kedudukan KAPP Pusat Ditegaskan Tetap Berada di Provinsi Papua

Senin, 11 Mei 2026 - 14:36

Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:56

Wakil Ketua DPRK Nabire Bantu SD YPK Moor dan Serap Aspirasi Sekolah

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:50

Gubernur Papua Tengah Siap Tertibkan Kegiatan Tambang Ilegal

Senin, 4 Mei 2026 - 13:47

Resahkan Warga, Aksi Konvoi Kelulusan Pelajar Dihentikan Polres Nabire

Kamis, 30 April 2026 - 01:49

DPRK Nabire Gelar Rapat Dengar Pendapat Bahas Penertiban Togel dan Miras, Tokoh Adat hingga Gereja Desak Penindakan Tegas

Berita Terbaru