Naomi Kotouki Dukung Pelarangan Miras di Nabire, Dorong Perda Khusus di Papua Tengah.

- Penulis

Rabu, 2 Juli 2025 - 07:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Tengah, Naomi Kotouki, S.IP, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah Komisi III DPR Papua Tengah dalam upaya pelarangan peredaran minuman keras (miras) di wilayah Papua Tengah, khususnya di Kabupaten Nabire.

Dalam pernyataannya, Naomi menegaskan bahwa peredaran miras di wilayah Dapil 1, yang meliputi Kabupaten Nabire, telah berada pada tingkat yang mengkhawatirkan. Ia menyebutkan bahwa miras kini mudah ditemukan di rumah-rumah maupun kios-kios, dan telah menyebabkan dampak negatif yang serius di tengah masyarakat.

“Peredaran miras sangat berpencar di Nabire. Hampir semua kios menjualnya secara bebas. Ini mengakibatkan banyak anak muda dan keluarga menjadi korban akibat mengonsumsi miras,” ujar Naomi saat ditemui papedanews

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mencontohkan peristiwa penembakan yang terjadi baru-baru ini di kawasan Pasar Karang Kemalitis, Nabire, sebagai dampak nyata dari konsumsi alkohol. Naomi menegaskan bahwa insiden tersebut harus menjadi peringatan keras bagi semua pihak agar segera mengambil tindakan.

Baca Juga:  Semangat Kartini Hidup Dalam Sosok Maria Yetiasaputri Kapitarauw: Perjuangan Tanpa Lelah Untuk Anak Disabilitas Fan Yatim Piatu Di Nabire

Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap konstituen, Naomi menyatakan bahwa DPR Papua Tengah akan mendorong penyusunan Peraturan Daerah (Perda) khusus terkait pelarangan dan pengendalian peredaran minuman keras. Ia juga mengungkapkan bahwa Komisi III dalam waktu dekat akan memanggil instansi teknis terkait untuk membahas rancangan regulasi tersebut.

“Kami akan mengundang dinas terkait untuk merumuskan regulasi khusus di tingkat provinsi. Tujuannya jelas: membatasi, bahkan jika perlu, menutup total peredaran miras di Nabire dan Timika,” lanjutnya.

Naomi juga mengimbau kepada para pelaku usaha dan masyarakat yang masih memperjualbelikan miras agar menghentikan aktivitas tersebut demi menjaga keamanan dan ketertiban sosial.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen DPR Papua Tengah dalam menyikapi keresahan masyarakat dan mencegah kerusakan generasi muda akibat penyalahgunaan minuman beralkohol

 

 

Papedanews

Berita Terkait

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa
Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah
DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?
Soliditas ASN Dogiyai Kunci Sukses Penyambutan Gubernur Papua Tengah
Kasus Skabies dan Pioderma Meningkat di Mewoluk, Dinkes Papua Tengah Turunkan Tim dan Kirim Obat
Secangkir Kopi, Sejuta Inspirasi: Wartawan Nabire Bertukar Pikiran di Cafe DC
Masyarakat Makimi Datangi DPR RI dan DPD RI, Minta Penertiban Satgas PKH Dievaluasi dan Tak Abaikan Ruang Hidup Warga
Meki Nawipa Taruh Masa Depan Papua Tengah di Pendidikan, Rp56 Miliar untuk Pengembangan Sekolah Papua Harapan
Berita ini 153 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:10

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa

Jumat, 4 September 2026 - 07:56

Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah

Kamis, 3 September 2026 - 10:19

DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?

Rabu, 2 September 2026 - 11:22

Soliditas ASN Dogiyai Kunci Sukses Penyambutan Gubernur Papua Tengah

Rabu, 2 September 2026 - 01:40

Kasus Skabies dan Pioderma Meningkat di Mewoluk, Dinkes Papua Tengah Turunkan Tim dan Kirim Obat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:27

Masyarakat Makimi Datangi DPR RI dan DPD RI, Minta Penertiban Satgas PKH Dievaluasi dan Tak Abaikan Ruang Hidup Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:12

Meki Nawipa Taruh Masa Depan Papua Tengah di Pendidikan, Rp56 Miliar untuk Pengembangan Sekolah Papua Harapan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:26

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Lakukan Monev Implementasi ILP pada 8 Puskesmas Lokus Provinsi Papua Tengah

Berita Terbaru